Gunung Merapi (Liputan6.com)
Dream - Letusan Gunung Merapi pada Jumat 11 Mei 2018 membuat banyak orang terkejut. Sebab, letusan freatik yang terjadi pada pagi hari tersebut tidak didahului dengan tanda-tanda.
Masyarakat sempat diimbau tak mendekati puncak Gunung Merapi. Letusan itu juga membuat bandara Yogyakarta ditutup hingga Jumat sore.
Letusan Gunung Merapi ini juga terpantau oleh satelit cuaca Himawari. Berdasarkan pantauan satelit itu, pada pukul 10.00 WIB debu vulkanik mengarah ke selatan-tenggara.

Sementara, pada pukul 13.00 WIB, abu vulkanik letusan Gunung Merapi mengarah ke tenggara-barat daya.

Sementara, pada Sabtu 12 Mei 2018 pukul 16.00 WIB, debu vulkanik letusan Gunung Merapi tidak lagi terlihat dalam citra satelit.

Advertisement

5 Kebiasaan Malam yang Disarankan Pakar agar Bisa Hidup Lebih Panjang

Social Contagion: Mengapa Tren Memakai Parfum Bisa Ikut Menyebar di Kalangan Anak SD?

Jusuf Kalla Ajak Dekan Teknik Makassar Pelajari Industri Teknologi Langsung di China




Dilantik Menkeu Suahasil Nazar, Inilah 12 Pejabat Eselon II Baru Kemenkeu Hasil Seleksi Baperjakat