Digigit Kelelawar Vampir, Seorang Petani Tewas

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 1 Juni 2017 04:02
Digigit Kelelawar Vampir, Seorang Petani Tewas
Seorang korban menyebut, gigitan kelelawar itu tak terasa tapi menyebabkan luka yang dalam.

Dream - Seorang petani di Paramirim, Brasil, Edivalson Francisco Souza dilaporkan meninggal dunia usai tergigit kelelawar vampir. Dia terinfeksi virus rabies yang dibawa oleh kelelawar vampir.

Dia tergigit kelelawar vampir usai memerah susu sapi di peternakan di Paramirim, Brasil. Usai digigit, Edivalson tak segera menemui dokter.

Tiga minggu kemudian, Edivalson dirawat secara intensif selama tujuh hari. Dia menderita sakit kepala, mual, cemas, dan sesak napas parah.

Dia meninggal pada Maret 2017.

Kelelawar vampir itu disuntik racun© Metro.co.uk

Serangan kelelawar vampir di Brazil juga dialami 40 orang lainnya. Serangan besar-besaran kelelawar vampir itu dilaporkan laman Metro.co.uk menjadi yang terbesar dalam sejak 2004.

Pengalan mengerikan diceritakan Matheus Andrade. Dia tak sadar jika darah....

 

1 dari 1 halaman

Tak Sadar Darah Menetes

Korban serangan kelelawar vampir yang kini dirawat, Matheus Andrade, mengatakan tak menyadari gigitan kelelawar vampir. Dia digigit sebanyak tiga kali.

'Ketika saya terbangun di pagi hari, tempat tidur terasa basah. Hujan turun dalam semalam dan saya pikir air telah menetes masuk. Tapi itu adalah darah saya. Itu sangat mengejutkan," ucap Andrade.

Andrade menggambarkan, luka akibat gigitan kelelawar vampir itu kecil tapi dalam. " Luka itu kecil tapi dalam, darahnya gelap dan tebal dan di lukanya terus-terusan mengeluarkan darah bahkan ketika saya mencoba mencucinya," ucap Andrade.

Menurut laporan Pengawas Kesehatan dan Panyakit Menular Bahia (SESAB) sejak Sabtu, 27 Mei 2017 telah menurunkan tim untuk memusnahkan kelelawar vampir itu. Caranya dengan menangkap dan menyuntikkan racun ke dalam tubuhnya. Cara ini ditembuh agar jumlah kelelawaran vampir tidak terus-menerus meningkat.

 

Beri Komentar