Ilustrasi
Dream - Perusahaan angkasa luar Belanda Mars One berencana melakukan perjalanan ke Mars dalam beberapa dekade yang akan datang. Tidak sekedar menjelajahi Mars, mereka juga akan membangun koloni di Planet Merah tersebut.
Namun keinginan Mars One itu kemungkinan akan tertunda lebih lama lagi atau gagal sama sekali setelah ilmuwan di Institut Teknologi Massachusetts menerbitkan hasil penelitiannya.
Dalam laporannya, Institut Teknologi Massachusetts menemukan banyak kendala yang nantinya menjadi penghambat Mars One melakukan ekspedisinya ke Mars.
Disebutkan, para astronot yang pergi ke Mars akan kekurangan makanan dan mati kelaparan. Bahkan penduduk koloni akan mulai sekarat dalam rentang waktu 68 hari.
Tanaman pangan yang ditumbuhkan akan menghasilkan oksigen berlebihan. Selain bisa mengakibatkan penduduk koloni mati lemas, oksigen berlebihan menciptakan lingkungan yang mudah terbakar.
Padahal teknologi untuk mengurangi oksigen belum dikembangkan untuk penerbangan luar angkasa.
Selain itu, astronot akan kekurangan spare part yang dibutuhkan jika mereka ingin segera melakukan perbaikan. Mengingat perjalanan Bumi ke Mars membutuhkan waktu sekitar 9 bulan.
Namun ilmuwan menawarkan setidaknya satu saran untuk menjamin kelangsungan hidup para kru dalam jangka panjang.
Mereka mengatakan Mars One bisa menggunakan struktur terpisah yang dapat digunakan untuk menanam tanaman pangan dan juga menyimpan kelebihan oksigen.
Menanggapi hal itu, CEO Mars One Bas Lansdorp mengatakan kepada Popular Science bahwa temuan tersebut tidak benar.
" Saya sudah bicara dengan semua orang yang berkepentingan, termasuk para ahli di perusahaan seperti Lockheed Martin, yang memberitahu saya teknologi kami akan berfungsi," katanya.
Namun, ia mengakui bahwa beberapa aspek termasuk kurangnya spare part bisa menjadi masalah. " Tantangan utama dari Mars One adalah menyiapkan segala sesuatunya dan menjalankannya," kata Lansdorp.
(Sumber: Daily Mail)
Advertisement
Tekan Angka Kanker Serviks di Indonesia, Bio Farma dan Merck Perkuat Kerja Sama Vaksin HPV

JK Bicara Teknologi AI: 'Kebutuhan Mendasar dalam Kehidupan Masa Depan'


Kredit UMKM BCA 2026 Jenis, Bunga, dan Syarat Pengajuan

Dilantik Menkeu Suahasil Nazar, Inilah 12 Pejabat Eselon II Baru Kemenkeu Hasil Seleksi Baperjakat


9 Kebiasaan dalam Hubungan yang Sering Dikira Toxic, Padahal Bisa Berdampak Positif

Cara Mengurangi Kebiasaan Ngiler Saat Tidur: 6 Langkah yang Bisa Dicoba

Menerka Alasan Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar di Tengah Kasus Suap HGB

Pemanasan Global Memutus Hubungan Iklim 400 Tahun antara Samudra Hindia dan Pasifik

Tekan Angka Kanker Serviks di Indonesia, Bio Farma dan Merck Perkuat Kerja Sama Vaksin HPV

Kebiasaan Sebelum Tidur Ini Bisa Bikin Anda Makin Sulit Terlelap
