Gelar Tunangan Saat Lockdown, 15 Orang Positif Corona dan 1 Meninggal

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 26 Mei 2020 08:00
Gelar Tunangan Saat Lockdown, 15 Orang Positif Corona dan 1 Meninggal
Kakek mempelai wanita meninggal sehari setelah upacara.

Dream - Sebuah upacara pertunangan yang diadakan diam-diam saat lockdown mengakibatkan 16 anggota keluarga dinyatakan positif Covid-19. Satu di antaranya meninggal dunia.

Peristiwa mengerikan tersebut terjadi di Hyderabad, Telangana, India. Upacara pertunangan  digelar di rumah mereka di daerah Puranapul.

Hari berikutnya, kakek mempelai wanita yang memiliki penyakit jantung meninggal. Hasil uji laboratorium menyatakan positif Covid-19.

Menurut laporan India TV, kematian pria berusia 57 tahun itu membuat seluruh anggota keluarga diharuskan untuk dites dan dikirim ke Departemen Kesehatan dan Greater Hyderabad Municipal Corporation (GHMC) untuk screening.

Tragisnya, 40 orang yang menghadiri upacara itu menjalani screening dan 15 dinyatakan positif termasuk 8 anak-anak. Anggota keluarga yang terinfeksi sekarang menjalani perawatan di Rumah Sakit Gandhi.

1 dari 5 halaman

Pasangan Diberi Hukuman

Investigasi lebih lanjut oleh otoritas kesehatan menemukan bahwa almarhum telah tertular virus dari putranya, seorang karyawan bank yang mendapat infeksi dari temannya. Mirisnya, pengantin wanita sendiri tidak merasa sehat pada hari upacara.

Dilaporkan bahwa lelaki tua itu, ketiga putranya dan anak-anak mereka semua tinggal di satu gedung. Setelah mendapat informasi, polisi telah menetapkan hukuman Bagian 188 dari KUHP India karena ketidakpatuhan pada aturan pemerintah.

Aturan lockdown di daerah itu, hanya 20 orang yang diizinkan menghadiri upacara pernikahan. Pelanggaran lockdown ini telah mengakibatkan penyebaran Covid-19 di beberapa daerah di Hyderabad dan pinggiran kota.

Sampai saat ini, Telangana telah melaporkan 1.597 kasus yang dikonfirmasi, nol pemulihan dan 35 kematian. (mut)

Sumber: World of Buzz

2 dari 5 halaman

Diterkam Macan Tutul, Pria India Diselamatkan Sekawanan Anjing

Dream - Sebuah video viral di sosial media membuat bulu kuduk netizen merinding. Video itu memperlihatkan seekor macan tutul berlari mengejar seorang pria di jalanan Hyderabad, India. Nyawa pria itu bisa diselamatkan oleh sekawanan anjing liar.

Pria Ini Diterkam Macan Tutul, Diselamatkan Sekawanan Anjing

Video tersebut dibagikan oleh petugas Dinas Kehutanan India (IFS), Parveen Kasween dengan narasi berikut.

" Macan tutul vs Anjing. Di suatu tempat di India. Tapi ini adalah bukan hal yang baru di India. Anjing liar mengejar dan menyudutkan macan tutul, sementara macan tutul suka hot-dog ketika macan mendapat kesempatan menyantapnya."

Tak butuh waktu lama video tersebut tersebar di aplikasi pesan WhatsApp di India. Berdurasi 49 detik, video itu dimulai dengan adegan dua pria yang berlari tergopoh-gopoh masuk ke dalam truk di dekat mereka untuk menyelamatkan diri.

3 dari 5 halaman

Momen Mengerikan

Setelah beberapa detik terlihat seekor macan tutul turun ke jalan. Hewan buas itu menerkam dan menggigit kaki salah satu pria tersebut.

Serangan binatang dari kelompok kucing besar itu tak berhasil saat macan tutul tersebut melepaskan gigitannya. Rupanya si hewan pelari cepat itu ketakutan melihat sekawanan anjing liar yang datang. Macan itu berusaha melarikan diri.

Kondisinya kini berbalik. Anjing-anjing liar itu sempat memojokkan macan tutul. Tetapi pada akhirnya mereka takut dan melarikan diri.

Waktu yang tertera pada rekaman CCTV menunjukan bahwa video itu direkam dari 14 Mei. Diberitakan di hari yang sama seekor macan tutul terlihat sedang beristirahat di jalan raya kosong di Mailardevpally di Hyderabad, India.

(Sumber: India Times)

 

 

4 dari 5 halaman

Penghuni Apartemen Emosi, Tepi Jembatan Ini Cuma Berjarak 50 Cm dari Gedung

Dream – Pihak berwenang Mesir saat ini tengah membangun jembatan yang " hampir" menabrak beberapa gedung apartemen milik warga. Proyek pembangunan tersebut pun memicu kemarahan warga setempat dan bahkan pengguna sosial media mencaci habis-habisan.

Dikutip dari Oddity Central, Rabu 20 Mei 2020, media sosial yang dikelola pemerintah Mesir kini dibanjiri hujatan terkait pembangunan jembatan di distrik Al Haram, Kairo, Mesir. Jembatan tersebut memicu kemarahan lantaran dibangun bertepatan dengan sejumlah gedung apartemen di Jalan Nasr El-Din.

Jembatan itu dibanyak hanya berjarak 50 cm dari gedung apartemen warga. Namun, pihak berwenang yang mengelola pembangunan jembatan tersebut mengaku telah memiliki semua izin yang diperlukan.

Pelaksana proyek juga menuding bangunan apartemen yang sudah berdiri lebih dahulu tak berizin. Perintah pembongkaran gedung apartemen segera dilakukan.

Kepala Badan Pusat Konstruksi Mesir, Mahmoud Nassar, mengatakan kepada Arab News, jembatan Teraet Al-Zomor yang sedang dibangun merupakan bagian dari infrastruktur dan akan berguna bagi lingkungan.

Menurut Nassar, warga yang tinggal di daerah tersebut setidaknya akan menerima 250 juta pound Mesir (Rp230 miliar) yang akan didistribusikan secara merata.

 

 

5 dari 5 halaman

Pembangunan jembatan tersebut telah bertahun-tahun diprotes oleh warga setempat karena kedekatannya dengan bangunan apartemen serta ketinggiannya yang menghalangi pandangan beberapa unit pemilik apartemen. Bahkan, warga menyebutkan bahwa pejabat kota berbohong dengan berkata bangunan tersebut merupakan bangunan ilegal.

Seorang anggota parlemen Mesir, Mohamed Fouad, mengatakan bahwa Jembatan Teraet Al-Zomor dibangun dengan cara yang tidak tepat. Ini membuat penduduk dalam bahaya karena kedekatannya dengan bangunan tempat tinggal, dan melanggar privasi warga.

Namun, otoritas lokal tampaknya bertekad untuk melanjutkan pembangunan dan menyebutnya pembangunan tersebut sebagai bagian penting dari infrastruktur perkotaan.

Beri Komentar