Dugaan Penculikan Yang Terjadi Di Denpasar, Bali (Foto: Liputan6 SCTV)
Dream - Jero Wiratni terekam video sedang berdebat dengan seorang lelaki di Jalan Pulau Saleus, Denpasar, Bali. Dia menduga lelaki itu hendak menculik anaknya yang bekebutuhan khusus.
Keributan itu menarik perhatian warga. Wiratni dan lelaki itu dilerai.
Dalam tayangan Liputan6 SCTV, Wiratni bercerita awal mula kejadian itu. Jero mengatakan, dia mendapati pria itu memboncengkan putrinya yang berkebutuhan khusus.
" Pak mau dibawa kemana anak ini Pak?" tanya Wiratni, diakses Dream, Kamis, 25 Oktober 2018.
Pria itu menjawab akan mengantarkan putri Wiratni.
Namun saat ditanya lebih lanjut soal lokasi rumah si putri kecil tersebut, lelaki itu tak menjawab.
" Saya ibunya anak ini, saya minta KTP bapak," kata Wiranti.
Saat ini Polresta Denpasar telah mengamankan lelaki berinisial HH itu. Polisi memintai keterangan HH untuk mengetahui dugaan upaya penculikan.
Dream - Warga perumahan GDC Cluster Gardenia Blok Q, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, dihebohkan surat kaleng berisi ancaman kepada para ustaz. Surat itu ditemukan pada Sabtu, 3 Maret 2018.
" Iya ada surat kaleng," kata Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Putu Kholis Aryana, kepada Dream, Minggu 4 Maret 2018.
Surat kaleng itu pertama kali diketahui oleh Asep, satpam perumahan. Surat itu dalam bentuk paket dengan nama penerima ustaz Shobur Gardenia. Tapi, karena saat itu kondisi sudah malam, paket itu dititipkan di pos tengah perumahan.
Setelah paket itu dibuka, ternyata ada surat berisi ancaman akan menculik sepuluh ustaz. Empat nama diantaranya merupakan penghuni perumahan GDC.
" Kami sudah olah TKP (tempat kejadian perkara), sudah kami amankan suratnya, saksi-saksi lima orang tadi malam (dimintai keterangan)," ucap dia.
Menurut Putu, kondisi di TKP saat ini dalam keadaan aman. Ia mengimbau kepada warga untuk tetap tenang dan waspada.
" Kondisi aman, itu orang yang ingin memanfaatkan situasi. Bapak Kapolres menjamin keamanan dan keselamatan secara khusus pak haji dan pak ustaz," pungkasnya.