Kompleks Makam Soeharto (Merdeka.com)
Dream - Jalur Matesih-Girilayu, yang menjadi akses utama ke kompleks makam Astana Giribangun, tertimbun longsor pada Senin sore kemarin. Akibatnya, jalan menuju kompleks makam Presiden ke-2 RI Soeharto sempat ditutup.
Meski demikian, para peziarah tetap mendatangi makam keluarga Soeharto. Para peziarah rela berjalan dari kawasan longsor menuju ke makam penguasa Orde Baru yang terletak di Karanganyar, Jawa Tengah, itu.
Menurut juru kunci makam, Sukirno, hingga siang ini setidaknya jumlah peziarah mencapai 500 orang. Mereka sebagian besar merupakan pelajar dan masyarakat yang sedang berlibur.
" Wisata ziarah di makam Pak Harto tidak terpengaruh. Peziarah kan tinggal jalan kaki dari lokasi longsor ke atas," ujar Sukirno dikutip Dream dari Merdeka.com, Selasa 23 Desember 2014.
Sukirno mengatakan, meski terjadi longsor, peziarah bisa menggunakan jalur alternatif melalui Tawangmangu. Jadi, tambah dia, pengunjung yang akan ke makam Soeharto tetap mencapai makam hingga ke tempat parkir VIP.
Sementara itu belasan bus pariwisata dan mobil pribadi berplat luar kota, nampak berjajar di areal parkir B yang letaknya berada di bawah areal makam. Aparat kepolisian dari Polres Karanganyar juga tampak mengatur lalulintas.
Para peziarah yang tetap nekat menuju makam, harus berjalan kaki atau menumpang ojek. Hingga saat ini sejumlah warga dan relawan serta BPBD masih membersihkan lokasi longsor. (Ism)
Advertisement

5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Bersamaan dengan Kopi, Bisa Ganggu Pencernaan

Bakteri dalam Kimchi Diduga Bisa Membantu Mengeluarkan Nanoplastik dari Tubuh

Bukan 2026, Negara-Negara Ini Masih Menggunakan Kalender dengan Tahun yang Berbeda

Sempurnakan Kriteria FCA, Hari Ini 92 Saham Keluar dari Papan Pemantauan Khusus BEI

Jarang Jalan Kaki Bisa Berdampak pada Tubuh, Ini 6 Perubahan yang Perlu Diwaspadai


Dikenal Penggemar Ular, Ilmuwan Namai Spesies Baru dari Papua Nugini dengan Nama Slash Guns N’ Roses