Ditetapkan Sebagai Tersangka Kematian Mirna, Jessica Bungkam

Reporter : Maulana Kautsar
Sabtu, 30 Januari 2016 12:30
Ditetapkan Sebagai Tersangka Kematian Mirna, Jessica Bungkam
Mengenakan kaus biru tua, Jessica terlihat bungkam.

Dream - Jessica Kumala Wongso, tersangka kasus kematian Mirna, terlihat diam saat datang ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Mirna yang mengenakan kaus biru tua itu tiba pukul 09.10 WIB. Tak sepatah kata pun terucap. Jessica bungkam.

Tak terlihat ada pengacara yang mendampingi. Jessica hanya didampingi oleh polisi, dirangkul petugas kepolisian berpakaian bebas, masuk ke dalam ruang Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti.

Jessica ditangkap pukul 07.30 WIB, Sabtu 30 Januari 2016, saat menginap di Hotel Neo Mangga Dua. Jessica ditetapkan sebagai tersangka kasus kematian Wayan Mirna Salihin pada Rabu, 6 Januari 2016 lalu.

Sebelum ditangkap, Jessica berstatus sebagai saksi kasus kematian Mirna. Jessica setidaknya telah lima kali dimintai keterangan oleh polisi. Dalam kasus ini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk keluarga dan suami Mirna.

Menurut informasi yang beredar di kalangan awak media, Jessica sudah ditetapkan kepolisian sebagai tersangka kasus pembunuhan Mirna Salihin sejak Jumat malam, 29 Januari 2016. Meski demikian, informasi ini belum mendapat konfirmasi Krishna.

Menanggapi informasi itu, pengacara Jessica, Yudi Wibowo, mengaku keberatan atas status tersangka yang diberikan pada kliennya. Sebab, dia menganggap penetapan tersangka itu tidak memiliki dasar yang kuat.

" Buktinya nggak kuat kok main tangkap, ini kan negara hukum," kata Yudi ketika dihubungi.

Yudi akan segera ke Jakarta untuk berkoordinasi dengan Jessica. " Senin (1 Februari 2016) besok saya bicarakan soal ini. Klien saya nggak punya senjata, bukan teroris juga kok bisa ditangkap seperti ini, ya," tutur Yudi yang mengaku heran dengan penangkapan Jessica.

1 dari 4 halaman

Kasus Kematian Mirna, Jessica Jadi Tersangka

Kasus Kematian Mirna, Jessica Jadi Tersangka © Dream

Dream - Jessica Kumala Wongso ditangkap penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya setelah ditetapkan menjadi tersangka pukul 23.00 WIB, Jumat 29 Januari 2015.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Khrisna Murti mengatakan, penetapan tersangkan terhadap Jessica setelah dilakukan gelarperkara pada Jumat Sore.

" Setelah gelar perkara dan ditetapkan tersangka Jessica langsung kami cari," kata Khrisna, hari ini.

Dia melanjutkan, setelah gelar perkara. Tim penyidik langsung bergerak ke rumahnya namun kondisi rumahnya gelap sehingga dilakukan pencarian. " Kita tiba di rumahnya ternyata gelap dan tidak ada orang," imbuhnya

Penyidik langsung melacak keberadaan tersangka hingga ditemukan lokasinya di sebuah hotel kawasan ManggaDua, Jakarta Utara. " Dia ternyata menginap di sana, kami tangkap tadi pukul 07.00 WIB," ujarnya.

Saat ini Jessica masih diperiksa di Polda Metro Jaya.

Bantah

Jessica memang sudah beberapa kali menjalani pemeriksaan terkait kasus kematian Mirna. Mirna tewas setelah minum kopi di Olivier Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

Jessica memastikan tidak terlibat dalam kasus kematian temannya itu. Dia juga yakin, bahwa tewasnya Mirna karena minum kopi tidak ada hubungannya dengannya.

" Saya cuma berharap, polisi bisa bekerja keras, menuntaskan masalah ini. Soalnya nama baik yang sudah saya bangun 10 tahun hancur," katanya

Jessica juga merasa sedih selama ini selalu dikaitkan dengan kematian Mirna. " Saya merasakan lelah, kecewa, sedih, marah" .

2 dari 4 halaman

Alasan Jessica Menginap di Hotel

Alasan Jessica Menginap di Hotel © Dream

Dream - Polisi menangkap Jessica Kumala Wongso, tersangka kasus kematian Wayan Mirna Salihin. Jessica ditangkap saat menginap di Hotel Neo, Mangga Dua, Jakarta Utara, Sabtu 30 Januari 2016.

Polisi semula mendatangi rumah Jessica. Namun Jessica tak ada. Setelah melakukan pencarian, ternyata polisi menemukannya tengah menginap di hotel. Mengapa Jessica menginap di hotel?

" Klien saya itu nginap di hotel karena kalau di rumah terus didatangi wartawan," kata pengacara Jessica, Yudi Wibowo. " Makanya dia nginap di hotel itupun didampingi orangtuanya."

Yudi menambahkan, keluarga Jessica sebetulnya juga sudah meminta izin kepada ketua RT di tempat tinggalnya sebelum menginap di hotel. Keluarga Jessica memberi pesan bahwa mereka dapat ditemui di Hotel Neo, Mangga Dua, itu.

" Dia juga sudah bilang ke RT nya. Jika ada yang mencari silakan datang ke hotel," tutur Yudi. Tim pengacara Jessica akan segera berkoordinasi terkait penangkapan dan penetapan status tersangka ini.

3 dari 4 halaman

Buang Celana Usai Kematian Mirna, Ini Kata Jessica

Buang Celana Usai Kematian Mirna, Ini Kata Jessica © Dream

Dream - Jessica Kumala terus memberikan keterangan seputar kematian Wayan Mirna Salihin, usai menenggak kopi `maut` di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Rabu 6 Januari lalu. 

Jessica yang juga teman kampus Mirna, menegaskan ia bukanlah sosok yang bertanggung jawab atas tewasnya Mirna. 

Polisi sempat mencari-cari sepotong celana yang digunakan Jessica saat peristiwa terjadi. Celana sobek yang sudah dibuang Jessica itu menjadi perhatian.

Usai memberikan keterangan di Direktorat Polda Metro Jaya, Jessica sedikit menanggapi soal celana sobek itu. 

" Soal celana saya tidak bisa berkomentar. Saya tidak bisa komentar kalau polisi tidak tanya," kata Jessica, Rabu malam 20 Januari 2016. (Baca: Jessica Buang Celana Usai Kematian Mirna)

Sebelumnya, menurut pengacara Jessica, Yudi Wibowo, celana Jessica itu dibuang oleh pembantu rumah tangganya. " Kata pembantunya, 'dibuang ya non? Udah sobek nggak bisa dijahit lagi'. Jessica jawab, ya terserah," kata Yudi menjelaskan di Polda Metro Jaya, Kemarin malam.

Dijelaskan Yudi, celana Jessica sobek saat ikut membantu membawa Mirna ke Rumah Sakit Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat, setelah kejang-kejang usai meminum es kopi di Cafe Olivier.

Celana itulah yang kemudian dicari penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Saat penggeledahan di perumahan Sunter Icon, Sunter, Jakarta Utara yang dihuni Jessica, penyidik sempat membawa celana, baju yang terlihat di CCTV, beberapa obat sakit leher, obat tidur, laptop, kartu kredit dan buku tabungan.

Polisi sedang mengerahkan sejumlah tukang sampah di sekitar Sunter Icon untuk mencari celana Jessica yang diduga dibuang pembantu rumah tangganya. 

(Ism) 

4 dari 4 halaman

Jessica Panik

Jessica Panik © Dream

Mirna yang datang kemudian mencicipi minuman pesannya, Es Kopi Vietnam. Mirna sempat merasakan aneh pada kopi yang diminumnya. Kopi itu kemudian disodorkan kepada Jessica dan Hani.

" Mereka berdua sempat mencium baunya. Hani bahkan sempat meminum seteguk kopi milik Mirna," kata Yudi.

Jessica tak mencicipi kopi itu. Sebab, Jessica telah memesan minumannya. Kondisi setelah minum itu mereka sempat berbincang dan memesan makanan.

Sepuluh menit usai meminum kopi itu, di sela-sela obrolan itu Mirna kemudian meminta diambilkan air putih. Belum sempat air putih datang ke mejanya, Mirna ambruk.

Jessica pun panik. Mirna kejang-kejang dan harus dibawa menggunakan kursi roda ke klinik Grand Indonesia.

" Jessica juga panik, sampai dia tidak kerasa celananya robek saat ikut membopong Wayan Mirna ke kursi roda," ujar Yudi.

Seperti yang diketahui sebelumnya, pasca diperiksa lima menit di klinik Mirna kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Abdi Waluyo. Di sanalah kemudian Mirna kemudian menghembuskan nafas terakhirnya.

Beri Komentar