Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Puluhan kantong jenazah disiapkan untuk proses evakuasi korban kebakaran gudang petasan di Jalan Raya Salembaran, Kosambi, Tangerang, Banten.
" Ada 35 kantong jenazah," kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Harry Kurniawan, Kamis 26 Oktober 2017.
Meski begitu, Harry belum dapat memastikan jumlah korban yang meninggal dunia maupun terluka akibat peristiwa ini. " Banyak korban yang tewas dan terluka," ucap dia.
Menurut dia, saat ini petugas tengah fokus mengevakuasi korban selamat dan meninggal dunia. " Korban tewas sangat mengenaskan, kondisinya hangus dan sulit dikenali," ujar dia.
© Dream
Dream - Kebakaran terjadi di sebuah gudang kembang api di Jalan Raya Salembaran, Cengklong, Kosambi, Tangerang, pagi tadi. Akibat peristiwa itu sejumlah orang dikabarkan menjadi korban terluka dan tewas.
" Iya ada (korban jiwa). Saat ini kita masih mendata korbannya yang ada di dalam lokasi TKP (tempat kejadian perkara)," kata Kapolres Metro Tangerang Kota Komisaris Besar Polisi Harry Kurniawan saat dikonfirmasi, Kamis 26 Oktober 2017.
Harry mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui dugaan penyebab kebakaran. Tim di lapangan sendiri sudah berhasil memandamkan kebakaran di udang tersebut.
Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan gudang kembang api yang terbakar itu ternyata baru beroperasi selama dua bulan.
" Operasi sudah berjalan hampir 2 bulan sebelumnya," kata Argo.
Argo mengatakan pemilik gudang itu diketahui seorang pria berusia 40 tahun. " Pemilik atas nama Indra Liyono," ucap dia.
Advertisement

Kemnaker Sesuaikan Regulasi Ketenagakerjaan Imbangi Dinamika Dunia Kerja


Model AI Meta Retas Perusahaan Lain Saat Uji Coba Keamanan Siber, Apa Dampaknya untuk Kita?

Bukan 17 Agustus, Ini Kota yang Sudah Proklamasikan Kemerdekaan 2 Hari Sebelumnya

Ketahui Apa Arti Tanggal Kedaluwarsa pada Parfum, Betulkah Berbahaya Jika Digunakan?

IIDI Cabang Malang Edukasi Masyarakat Pentingnya Menjaga Kesehatan Jantung dan pembuluh Darah

Tak Lagi Diplonco, Ini yang Sebenarnya Dipelajari Mahasiswa Baru saat Orientasi Kampus