Aquatic Center, Brasil
Dream - Mengenaskan, demikian kata-kata yang pas untuk menggambarkan nasib venue dan stadion yang kurang dari satu tahun lalu digunakan untuk arena Olimpiade Rio 2016.
Ya, baru 6 bulan setelah event olahraga akbar itu terselenggara, hampir setiap venue itu tampak gagah saat menjadi tontonan jutaan pasang mata. Tapi kini tak lebih dari tempat kumuh di Brasil.
Contohnya Aquatic Center, bukan hanya mengalami perubahan warna air, keamanan di Aquatic Center juga dipertanyakan. Sebab, beberapa perlengkapan olahraga di sekitar arena dicuri orang.
Hal serupa juga dialami Stadion termegah yang pernah menjadi saksi perhelatan sepak bola Olimpiade Rio 2016, Maracana.
Dari 78 ribu kursi yang berada di stadion, lebih 10% hilang atau dicuri. Demikian pula dengan jendela dan kabel tembaga di dalam stadion. Rumput juga dibiarkan mati begitu saja.
Sebagai tuan rumah Olimpiade Rio 2016 lalu, Brasil mengucurkan anggaran sebesar 9,7 miliar dolar atau sekitar Rp129 triliun.
Jumlah tersebut jauh lebih besar dari alokasi yang dikeluarkan pemerintah untuk memberantas virus Zika, yakni sebesar 0,5 miliar dolar atau Rp7,8 triliun. Padahal Brasil memiliki 1,5 juta pengidap penyakit Zika pertahun 2016.











(Sumber: thevocket.com)
Advertisement
Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara



Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Cara Berhenti Minum Minuman Manis dalam 14 Hari, Ikuti Langkah Sederhana Ini

PMI Salurkan 1 Juta Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau