Sumber: Tiktok.com/danangbagus1238
Dream - Menyambut hari raya Idul Fitri, tradisi membeli baju baru kerap dilakukan. Bahkan sebagian orang menjahit bajunya agar lebih sesuai dengan keinginan, baik model maupun ukurannya.
Seperti yang dilakukan oleh seorang pria pada video yang diunggah akun Tiktok @danangbagus1238, mendesain bajunya sendiri untuk lebaran.
Seperti baju hari raya pada umumnya, pakaian yang digunakan pria ini adalah setelan baju dan sarung, serta dilengkapi ppeci. Seluruh pakaiannya itu terlihat memiliki motif yang sama.

Baru sekali melihatnya saja, kita sudah langsung bisa menebak bahan apa yang digunakan pria itu untuk membuat baju lebarannya.
Tidak lain adalah motif kain yang sangat sering kita jumpai saat hari lebaran di rumah nenek, apalagi kalau bukan motif gorden burung bangau yang berwarna merah.

Tak hanya bermotif gorden, bahkan pada sarung dan bajunya masih terlihat dengan jelas lipatan prisketnya sebagaimana penutup jendela sangat populer di rumah nenek itu.
Busana lebaran yang unik ini tentu menjadi sorotan warganet yang melihatnya. Aksi kreatif pria ini menjadi viral dan menuai berbagai tanggapan warganet di kolom komentarnya.
“ masih ada donk warna hijau dr jaman majapahit 😂😂,” tulis akun @anak_wadon 🧕.
“ sumpah hampir keselek kolang kaling 😂😂🤣🤣,” tulis akun @dimas.
“ aku masih punya gorden seperti itu… masih dipake pula sm mamakku...😅😅,” tulis akun @RismaZidan.
“ pingin co buat lebaran, pasti gw jd pusat perhatian. kranjang kuning mn bang..” tulis akun @Kee.
“ udah 3thn gk mudik ke embah 😌 ke inget mbah liat horden ini,” tulis akun @Ell.
@danangbagus1238 outfit lebaran 🔥
♬ suara asli - R u w e t
Advertisement

Mengapa Milenial Selalu Merasa Selera Musiknya Lebih Bagus Dibanding Generasi Setelahnya

Persiapan Saat Harus Hidup Sendiri di Luar Kota untuk Kuliah

Satu Nama Tiga Varian: Beda Mie Ayam Jakarta, Mie Ayam Bangka, dan Mie Ayam Wonogiri


Menteri Hukum Uji Coba E-Voting dan Libatkan Pegawai untuk Pilih Kepala Kanwil Baru di Jawa Timur

Ilmuwan Indonesia Unjuk Gigi di Panggung Remote Sensing Dunia, dari Selat Bali hingga Gunung Ibu

Kisah Jaka Tarub dan Deretan 'Kembarannya' di Berbagai Penjuru Asia