Viral Tunanetra Didenda Rp50 Ribu Gegara Pakai Masker di Bawa Hidung

Reporter : Amrikh Palupi
Minggu, 18 Juli 2021 12:04
Viral Tunanetra Didenda Rp50 Ribu Gegara Pakai Masker di Bawa Hidung
Banyak yang geram dengan oknum yang tega memberi denda kepada tunanetra tersebut.

Dream - Media sosial dihebohkan dengan video tunanetra yang terkena razia PPKM Darurat. Pada video itu, tunanetra tersebut mengaku didenda oleh petugas karena memakai masker tidak sesuai dengan protokol kesehatan.

Pasalnya tunanetra tersebut dianggap melanggar ketentuan PPKM karena memakai masker di bawah hidung. Video percakapan dengan seorang wanita pun viral di sosial media.

" Ya allah tega banget pakai masker tapi cuma dibawah hidung di denda 50 ribu tapi orang ini tunanetra,"  tulis caption pada video dikutip Dream dari akun @top_world.idn, Minggu 18 Juli 2021.

Tunanetra didenda 50 ribu© Tunanetra didenda 50 ribu

Sontak video tersebut langsung membuat warganet ramai berkomentar. Mereka geram dengan aksi para aparat yang tega memberi denda pada pria tuna netra itu.

Menurut mereka, seharusnya petugas memberikan edukasi ke pria tersebut tentang cara memakai masker yang benar, bukan malah didenda.

" Yg denda bener2 hatinya udah mati," tulis akun @irwanalhidayat.

" Tega sekali yg mendenda," kata akun @kt_diastu.

" Kebangetan itu yg ngasih denda," kata akun @galdarawanda.

" Haruse di edukasi aj pak jgn didenda kasihan pak dia cari nafkah untungnya nggk seberapa haruse bapak mlh menolong heran q dikit2 denda kasihan orang kecil apalgi ini tuna netra pak," tulis akun @alfiahkar.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by top_world.id (@top_world.idn)

1 dari 6 halaman

Viral Pekerja Bangunan Dipecat dari Proyek Karena Tak Bermasker

Dream – Pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih melanda Indonesia membuat sebagian dari saudara kita kehilangan mata pencaharian. Yang lebih memprihatinkan, banyak dari mereka yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)

Seperti yang dialami seorang pekerja bangunan pada sebuah proyek. Dia terpaksa kehilangan pekerjaan lantaran dinilai melanggar protokol kesehatan dengan tidak mengenakan masker di lokasi proyek. 

Video tersebut tersebar di media sosial dan diunggah kembali sejumlah akun. Salah satunya akun @lambe_turah.

" Ini pekerja proyek ketahuan nggak pakai masker. Kami dari tim sekuriti langsung ambil tindakan dan (orangnya) langsung dikeluarkan dari proyek. Ayo, Mas,” ujar perekam video.

Dari video itu, terlihat sang kuli bangunan ditegur oleh dua orang. Pria ini langsung memakai masker dan pergi meninggalkan lokasi proyek.

 

Seorang kuli bangunan dipecat karena tidak memakai masker.© Akun Instagram @lambe_turah

 

   

2 dari 6 halaman

Banjir Doa dari Warganet

Melihat video ini, warganet beramai-ramai mendoakan sang kuli agar bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik lagi.

“ Semoga digantikan rejeki yang jauh lebih besar, ya, Pak. Semangat, Pak,” tulis @tataayoung.

“ Sebentar lagi rejeki mengalir deras, Bapak. Sabar,” tulis @uinmaliki.

3 dari 6 halaman

Kenapa Harus Dipecat?

Ada juga warganet yang menyayangkan keputusan pemecatan pekerja tersebut. Pemecatan dinilai tidak tepat lantaran dapat membuat pekerja bangunan tersebut semakin kesusahan menghadapi pandemi.

“ Kasih aja masker. Nggak usah dikeluarin. Udah tahu nyari kerja susah lagi kayak gini,” @windyangeliaa_.

“ Astagfirullah. Covid selain menghilangkan pekerjaan menghilangkan rasa kemanusiaan juga, yah. Alhamdulillah. Semoga kita nggak termasuk orang-orang yang rekam pideo ini atau yg berentiin kerja bapaknya. Asli. Sumpah emosi aku,” tulis @abimana_fw.

“ Yo ndak bisa napas, dong, Pak, kalo kerja berat pake masker,” tulis @awshitpostid.

4 dari 6 halaman

Viral Emak-Emak Nangis Histeris Saat Disetop Polisi karena Tak Pakai Masker

Dream - Media sosial kembali diramaikan dengan aksi seorang wanita saat diberhentikan oleh polisi. Wanita tersebut dmengamuk lantaran tak terima saat dihentikan karena tidak menggunakan masker saat mengendarai motornya.

Bacaa juga: Bikin Pernyataan Controversial Soal Covid-19, Dokter Lois Owien Ditangkap Polisi

Dalam video yang diunggah akun Instagram @fakta.indo, Senin 12 Juli 2021, terihat seorang wanita menggunakan pakaian berwarna kuning marah hingga menangis histeris saat petugas kepolisian memberhentikan laju motornya.

" Disuruh pake masker, wanita ini malah menangis histeris," tulis keterangan unggahan.

Baca juga: Singapura Larang Penerbangan dari Indonesia Mulai Hari Ini

 

   

5 dari 6 halaman

Menangis Histeris

Pada awal video, terlihat wanita berhijab hitam itu mengendarai sebuah motor matik warna hitam. Terlihat disampingnya berdiri seorang anggota polisi dan wanita berbaju hitam.

Baca juga: Layanan Vaksinasi Covid-19 Berbayar Kimia Farma Ditunda

Wanita yang menaiki motor matik tersebut secar atiba-tiba turun dari motor dan menangis histeris. Ia berulang kali teriak dan sempat memukul bagian motornya.

Kemudian seketika datang seorang pria dan langsung memegangi motor wanita itu. Bahkan terdengar wanita itu berkata tak pantas kepada seseorang di seklilingnya.

Baca juga: Innalillahi, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja Meninggal Akibat Covid-19

" Emosi entar jatuh malahan. Oh kurang sehat ya? Udah suruh pulang aja," kata perekam video.

Hingga artikel ini dibuat, tidak diketahui dimana kejadian ini terjadi dan alasan mengapa wanita itu menangis histeris.

Baca juga: Pakai Pendekatan CT Value, Ini Cara Menkes Deteksi Varian Delta di Suatu Daerah

 

6 dari 6 halaman

Ramai Jadi Perbincangan

Video viral itu lantas mendapatkan beragam komentar netizen. Banyak dari mereka yang malah menuliskan tanggapan kocak.

Baca juga: Klinik Swasta Juga Bisa Layani Vaksin Covid-19 Berbayar

" Kesurupan adalah jalan ninjaqu," tulis @phopira

" Pasti kalo pacaran nyalahin cowonya mulu nih," komentar @lintang.ablw

Baca juga: Dr. Lois Owien Tak Percaya Covid-19 Bikin Geger Medsos, Ternyata

" Nangis minta seblak kali ..," jelas @deny_caelum

" Tinggal makai aja bnyak drama," tulis @putri.karina3

" Mungkin itu cara baru buat menghindari razia," komentar @obichristian17

Baca juga: Kasus Covid-19 11 Juli 2021: Positif 36.197, Sembuh 32.615 Kasus

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More