Masjid London (metro.co.uk)
Dream - Rencana untuk mendirikan masjid terbesar di Inggris oleh kelompok Jamaah Tabligh akhirnya ditolak oleh pihak pemerintah Newham, London.
Masjid itu rencananya mampu menampung 10.000 jemaah dan luasnya diperkirakan tiga kali lipat dari Gereja Katedral St Paul.
Perjuangan kelompok Jamaah Tabligh sendiri agar bisa memiliki masjid di dekat Olympic Park di London itu telah berlangsung selama 13 tahun. Tetapi, sepertinya rencana itu telah ditolak oleh pihak pemerintah, khususnya dari kelompok ekstrem kanan.
Selama ini, di lokasi yang sama, berdiri sebuah masjid sementara yang mampu menampung 2.500 jemaah.
Kelompok Jamaah Tabligh telah mengajukan banding atas keputusan penolakan sebelumnya pada tahun lalu. Sehingga pemerintah kota kembali melakukan analisis publik selama tiga minggu.
Laporan rencana pembangunan itu kemudian dikirim ke pemerintah kota awal tahun ini. Apa yang terjadi berikutnya diselimuti misteri karena sifatnya yang sensitif.
Sebuah sumber internal pemerintah kota mengatakan kepada Telegraph, Minggu rencana tersebut telah ditolak.
" Proposal tersebut telah menciptakan perbedaan yang besar di Newham. Yang akan membuatnya lebih buruk jika itu (masjid) dibangun," ungkap sumber tersebut.
Rencananya masjid terbesar di Inggris tersebut akan diberi nama 'The Abbey Mills Mosque' atau juga biasa dikenal 'The Riverine Centre'.
(Ism, Sumber: metro.co.uk)
Advertisement
Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia

Tenteng Tumbler Hits, Bisa Bantu Kurangi Sampah Plastik

Mirwan Suwarso, Orang Madiun Dibalik Melejitnya Klub Sepak Bola Eropa Como-1907

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Thrifting Favorit Gen Z, Tonjolkan Personal Style dan Ekonomi Sirkular


Lebih Sehat Mana antara Susu Full Cream atau Susu Skim untuk Kesehatan Jantung?

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Apa Sih Artinya Incel? Ketika Istilah Jomblo Berkembang Menjadi Subkultur di Internet

Memasuki Usia 50 Tahun, Ini Pemeriksaan dan Vaksin yang Sebaiknya Tidak Dilewatkan

Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia


Mandela Effect: Ketika Banyak Orang Salah Mengingat Hal yang Sama