7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Muslim Indonesia saat ini menjalankan ibadah puasa pada saat suhu berkisar 25 hingga 32 derajat Celcius. Apalagi ditambah perubahan cuaca yang ekstrem, setelah panas terik tiba-tiba kemudian hujan deras.
Kondisi ini tentu membuat kita tak nyaman. Sebagian orang memilih istirahat sejenak saat merasa kelelahan.
Ada pula yang segera mandi saat badan mulai panas. Ada juga yang hanya sekadar mengguyur kepalanya dengan air.
Puasa pada cuaca yang panas ini sejatinya juga pernah dirasakan oleh Rasulullah Muhammad SAW. Rasul mempunyai cara sendiri untuk mengatasi kelelahan akibat cuaca panas.
Ibnu Taimiyah dalam kitab Muntaqal Akhbar min Ahaditsi Sayyidil Akhyar menjelaskan cara Rasulullah menyegarkan diri dengan cara menyiramkan air ke kepalanya.
Hal ini seperti tertuang dalam hadis riwayat Imam Ahmad bin Hanbal dan Abu Dawud.
Dari Abu Bakar bin Abdurrahman dari seorang sahabat Rasulullah SAW ia berkata, " Aku melihat Nabi Muhammad SAW menuang air di atas kepalanya lantaran panas. Sementara Nabi sedang berpuasa."

Hadis ini kemudian dijelaskan oleh Muhammad bin Ali As Syukani dalam Nailul Authar. Menurut dia, hadis yang mengungkapkan ‘menuang air di atas kepalanya’ menjadi dalil bolehnya seseorang menyegarkan diri di tengah hari yang panas saat berpuasa dengan menuangkan air ke sebagaian atau seluruh badan.
Jadi ketika tak kuat menghadapi suhu panas, kita bisa mandi untuk menyegarkan diri. Hal ini dibolehkan selama tidak ada air yang masuk ke dalam lubang tubuh.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?