Jokowi Saat Menjalani Sholat Di Masjid Al Muslimun, Kota Bogor, Kamis, 1 Juli 2017 (Foto: Instagram/sekretariat.kabinet)
Dream - Memasuki hari ketujuh puasa Ramadan 1438 Hijriah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjalani sholat tarawih bersama warga di sekitar Kota Bogor. Pada pada Kamis, 1 Juli 2017, Jokowi menjalani sholat tarawih di Masjid Al Muslimun, Jalan Indrapastra, Kota Bogor, Jawa Barat.
Jokowi diketahui tiba sebelum azan Isya berkumandang. Setelah iqamat, presiden langsung menunaikan sholat Isya bersama seluruh jamaah.
Sebelum sholat tarawih, Jokowi juga tampak khidmat mendengarkan disampaikan Ustaz Tarwono.

Sejumlah warga yang menunaikan sholat tarawih di Masjid Al Muslimun tampak kaget dan antusias dengan kehadiran Presiden. Usai sholat tarawih, Presiden Jokowi membagikan hadiah berupa syal batik dan buku tulis kepada para jamaah yang berada di dalam masjid.
Menurut laporan laman setkab.go.id, sebelum meninggalkan masjid, Jokowi membagi-bagikan hadiah dari mobil kepada warga sekitar.

Saat menunaikan ibadah sholat Isya dan tarawih, Jokowi didampingi Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.
Sebelumnya, Jokowi juga melaksanakan sholat tarawih bersama jamaah Masjid Andalusia, Sentul City, Babakan Madang, Kabupatan Bogor, Jawa Barat, Minggu, 28 Mei 2017.
Advertisement
Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah