Presiden Jokowi (kanan) Disambut Raja Salman Bin Abdulazis Di Riyadh, Arab Saudi (Instagram/Setkab)
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpidato di depan para pemimpin tinggi dunia dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Arab Islam Amerika di Riyadh, Arab Saudi. Jokowi menyampaikan keprihatinannya mengenai dampak konflik dan terorisme terhadap umat Islam.
" Umat Islam adalah korban terbanyak dari konflik dan radikalisme terorisme," kata Jokowi saat berpidato di Conference Hall King Abdulaziz Convention Center, sebagaimana dikutip Dream dari laman setkab.go.id, Senin 22 Mei 2017.
Untuk itu, kata Jokowi, KTT Arab Islam Amerika bermakna penting untuk mengirimkan pesan kemitraan dunia Islam dengan Amerika Serikat. Serta, menghilangkan stigma bahwa Islam merupakan musuh Amerika Serikat.
“ Yang lebih penting lagi pertemuan ini harus mampu meningkatkan kerja sama pemberantasan terorisme dan sekaligus mengirimkan pesan perdamaian kepada dunia,” ujar dia.
Jokowi berpesan kepada para pemimpin dunia untuk menangani konflik dan terorisme yang merajalela, tidak hanya dengan kekuatan militer dan senjata saja. Perlu pendekatan 'soft-power' untuk menghindarkan masyarakat dari ide terorisme, misalnya mengajak warganet muda untuk menyebarkan pesan-pesan damai.
“ Kami juga melibatkan dua organisasi Islam terbesar di Indonesia, yaitu Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama untuk terus mensyiarkan Islam yang damai dan toleran,” ucap dia.
Selain menyoroti isu dan perkembangan terorisme, Jokowi juga meminta dunia memperhatikan korban atas serangan teror dan konflik di Irak, Yaman, Suriah, dan Libya. Sebab, banyak di antara korban merupakan remaja dan anak-anak.
KTT Arab Islam Amerika diikuti oleh 55 negara. Beberapa pemimpin dunia yang hadir yaitu, Raja Salman bin Abdul Aziz Al-Saud; Presiden Amerika Serikat, Donald Trump; Sultan Brunei, Sultan Hassanal Bolkiah; Raja Jordan, Raja Abdullah II.
Ada pula Presiden Mesir, Abdelfattah Said Al-Sisi; Presiden Palestina, Mahmoud Abbas; Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani; dan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global