Foto: World Of Buzz
Dream - Merebaknya virus Corona di Wuhan, China, membuat bandara di banyak negara siaga. Tak terkecuali bandara-bandara di Malaysia.
Kini, setiap turis yang ingin masuk dan keluar bandara wajib menjalani serangkaian prosedur untuk meminimalisir penyebaran corona.
Meski begitu, tak jarang ada saja orang-orang yang merasa dirinya 'kuat' hingga enggan menjalani prosedur yang diterapkan untuk kepentingan bersama.
Seperti seorang turis asal China dalam sebuah rekaman video yang viral di media sosial.
Dilansir World Of Buzz, turis yang tak disebutkan namanya ini meradang lantaran harus menjalani tes di bandara.
Dari video terlihat turis itu tampak ditempatkan di sebuah ruang. Kemungkinan besar untuk menjalani screening dari otoritas bandara.
Namun turis itu tampak marah, ia terlihat menggedor dinding kaca yang 'mengurungnya'.
Bukan cuma itu, dia bahkan mencoba untuk memanjat dinding kaca tersebut guna menarik perhatian otoritas Bandara Senai, Distrik Kulai, Johor, Malaysia. Tak pelak, polah turis tersebut membuat geger bandara.
Seperti diketahui, Malaysia kini berada di tengah kekhawatiran besar akan virus corona. Alhasil, sejumlah alat screening ditempatkan untuk menyasar turis-turis yang datang dari negara tersebut.
@ JB airport ?????????? #MainlandChina pic.twitter.com/YRxZ0CthwZ
— TheDoctor ???????? (@CVO_II)January 25, 2020
Dream - Wabah corona mengubah wajah kota Wuhan. Kota yang dulu ramai dan padat kini tampak sepi, terkesan seperti kota hantu.
Tidak ada satupun orang melintas di jalanan, apalagi kendaraaan. Hanya terlihat beberapa kendaraan mondar-mandir terutama ambulans.
Pemerintah China memutuskan memberlakukan isolasi terhadap Wuhan pada 23 Januari 2020 lalu. Seluruh akses dari dan menuju kota itu ditutup untuk mencegah virus mematikan tersebut tersebar lebih luas.
Perjalanan kereta pun ditangguhkan sementara untuk waktu yang belum ditentukan. Sedangkan sejumlah maskapai memutuskan untuk membatalkan jadwal penerbangannya.
Dikutip dari World of Buzz, ada 11 juta penduduk terisolir. Mereka yang terlambat mengevakuasi diri ke luar Wuhan akhir memilih tinggal di dalam rumah.
Di awal-awal pemberlakuan masa karantina, penduduk menyerbu supermarket. Mereka memborong bahan pangan untuk persediaan makanan selama Wuhan diisolasi.
Tempat lain yang juga ramai yaitu rumah sakit. Banyak orang ingin memeriksakan diri, berharap tidak terjangkit virus corona.
Kondisi terkini dari Wuhan banyak dibagikan warganet. Terlihat bagaimana situasi jalanan Wuhan yang sangat sepi.
Wuhan has become a ghost town as people are staying inside during the lockdown pic.twitter.com/m2kugLmww0
— Jack Posobiec???????? (@JackPosobiec)January 23, 2020

Advertisement