Ilustrasi
Dream - Seorang ulama Turki Ahmet Mahmut Unlu menganggap bermain catur jauh lebih buruk dibandingkan judi. Pernyataan itu dia sampaikan dalam siaran dakwah di televisi pada 2 Januari lalu.
Hurriyet Daily News melaporkan Unlu menyebut orang yang bermain catur adalah terkutuk. Dia juga mengklaim lebanyakan orang yang bermain catur adalah pendusta.
" Bermain catur lebih buruk daripada perjudian dan makan daging babi... Orang-orang yang bermain catur lebih rentan berbohong dibandingkan yang lain. Orang-orang yang bermain catur mungkin tidak mengucapkan syahadat saat sedang sekarat," kata Unlu.
" Orang-orang bermain catur terkutuk... Anda seharusnya menghitung tasbih Anda, bukannya malah bermain permainan ini," ucap dia menambahkan.
© Dream
Federasi Catur Turki (TSF) melayangkan gugatan hukum pada Unlu terkait pernyataannya tersebut. Gugatan itu telah didaftarkan ke pengadilan pada Rabu kemarin.
" Pernyataan yang bersangkutan mengenai catur dalam video tidak dapat diterima dan memicu reaksi dari komunitas kami. Gugatan hukum telah kami layangkan sebagai komentar utama dan evaluasi karena pernyataan itu berdampak pada ribuan pemain kami dan keluarganya, di saat kita semua butuh untuk bersatu, berdamai serta filosofi catur," demikian pernyataan resmi TSF.
Pernyataan ini juga menekankan sejarah catur di Turki dengan memberikan contoh dukungan dari sejumlah negarawan.
" Catur adalah olahraga yang telah dimainkan oleh banyak negarawan dan pemimpin di tanah ini sepanjang sejarah. Negarawan kita yang berjasa besar telah memberikan dukungan terbesar untuk menjadikan Turki sebagai negara catur, dan mereka terus berkontribusi untuk menyebarkan kecintaan mereka melalui perkataan mereka, catur membentuk diri mereka," sebut pernyataan tersebut.
(Sah/Sumber: hurriyetdailynews.com)
Advertisement