Advertisement
Teman-temannya di Facebook sebelumnya menganggap dia sehat-sehat saja. Namun mereka syok pada hari Minggu lalu, ketika istrinya mengunggah foto-foto jenazahnya.
Kok bisa?
Para ulama bisa menjangkau lebih luas lagi umat Islam yang mengikuti ceramah mereka.
Ini penyebabnya.
Dia mengunggah sesuatu yang tak pantas di jejaring sosialnya.
Selain media sosial, transaksi online juga dikenakan pajak sebesar 1%.
Pemerintah negeri jiran itu ingin memelajari dampak buruk penggunaan aplikasi besutar Mark Zuckerberg itu terhadap masyarakat.
Informasi dan unggahan berupa radikalisme dan terorisme `gentayangan` di jejaring sosial.
Coba tebak siapa.
Bukan hanya WhatsApp tapi seluruh sistem bisa mati karena pesan misterius itu.
Facebook juga dituntut menyediakan layanan pengaduan publik berbentuk fisik.
Facebook langsung mengirim Vice President Public Policy Facebook Asia Pacific menghadap Rudiantara.
Salah satu akun berasal dari Indonesia.
Pegawai yang tak disebutkan identitasnya itu mengaku telah menggunakan data pengguna Facebook untuk menguntit seorang wanita.
Dulunya, dia adalah seorang bocah imut dan ganteng. Tapi dia memilih untuk jadi seorang wanita setelah dewasa.
Hari ini batas terakhir Facebook harus memberikan jawaban teguran keras Kominfo
Penjelasan yang pernah diberikan Facebook sebelumnya dianggap tidak rinci.
Email pengguna akan dipindai untuk disisipi iklan bertarget.
Kalau bisa lakukan segera, sebelum data kalian ikut bocor dan disalahgunakan pihak ketiga yang tidak bertanggung jawab.
Biaya ini `mengalahkan` biaya pengamanan orang terkaya di dunia.
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Liburan Akhir Tahun Keliling Dunia Tanpa Ribet? Nikmati Internet Unlimited Luar Negeri dengan XL PRIORITAS
Bencana di Sumatera Sebabkan Krisis Air Bersih bagi Warga Terdampak