Advertisement
Donasi untuk korban gempa Palu dan Lombok berasal dari mitra Paytren bernilai Rp2,27 miliar disumbangkan melalui PPPA Darul Quran.
Dengan investasi ini, perusahaan itu memiliki 5 persen dari saham PT Info Media Digital (IMD).
Menurut ustaz ini, koperasi tak hanya berperan sebagai pemberdaya ekonomi masyarakat.
Angka literasi keuangan syariah di Indonesia masih minim.
Uang elektronik ini tak hanya bisa digunakan untuk membeli barang dan jasa namun juga reksa dana.
Ustaz Yusuf Mansur tidak mengetahui apa pertimbangan BPKH.
Uang elektronik ini belum lama dirilis oleh Paytren.
Dia membeli saham BRIsyariah melalui dua `jalan`.
Salah satunya di Paytren.
Tak hanya Paytren, Bank Indonesia juga menghentikan beberapa layanan isi ulang uang elektronik milik perusahaan lain.
Aplikasi ini sudah sesuai dengan prinsip syariah untuk e-payment dan investasi.
Akhir bulan Juli ini Paytren akan terbang menuju Hungaria bertemu dengan Cellum.
Hari memberikan tanggapan atas unggahan akun Instagram Ippho Santosa & Tim Khalifah.
Ustaz Yusuf mengajak kita dalam gerakan nasional #berbagisenyumlebaran.
Muslimat NU menilai bisnis Paytren dikembangkan berbasis Al QurĂ¢€™an, diharapkan perilakunya ikut QurĂ¢€™ani.
Awalnya, dia adalah seorang pedagang kaki lima.
Menjadi mitra Paytren artinya membangun jaringan dan komunitas.
Bisnis yang digagas Ustaz Yusuf Mansur ini mendatangkan peluang lapangan pekerjaan baru untuk jutaan penduduk Indonesia.
Seorang mantan pekerja bangunan, berhasil mengubah hidupanya dengan omzet ratusan juta per bulannya.
Saat ini, sertifikasi halal masih dalam proses di MUI.
Dukung UMKM sebagai Tulang Punggung Ekonomi Nasional, Polytron Luncurkan Program 'UMKM Naik Level bareng Polytron'
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Liburan Akhir Tahun Keliling Dunia Tanpa Ribet? Nikmati Internet Unlimited Luar Negeri dengan XL PRIORITAS