Advertisement
Sri Mulyani mengatakan, pengalokasian TKD ini dipengaruhi oleh adanya beberapa provinsi baru di Papua dan peningkatan Dana Bagi Hasil (DBH) karena kenaikan harga komoditas.
Pemerintah mengusulkan belanja negara tahun depan senilai Rp3.041,7 triliun atau lebih besar dari pendapatan yang ditargetkan Rp2,443,6 triliun.
Presiden mengajak masyarakat tetap optimistis meski gejolak ekonomi dunia masih bergejolak.
Dibandingkan tahun sebelumnya, anggaran belanja dalam RAPBN 2023 lebih rendah sekitar Rp60 triliun.
"tahun 2021 dengan anggaran Rp 30,5 triliun difokuskan untuk mengakselerasi transformasi digital"
Dana defisit akan ditutup dari sumber pembiayaan yang aman.
Pemerinta berjanji akan mencari peluang perluasan pajak untuk menambah pemasukan negara.
Pemerintah akan melakukan reformasi pendidikan melalui transformasi kepemimpinan kepala sekolah.
Pemerintah memasang target pertumbuhan ekonomi tahun 2021 sebesar 4,5 persen sampai 5,5 persen.
Pemerintah menyampaikan akan ada tantangan di hadapi Indonesia dan dunia di tahun 2020.
Dukung UMKM sebagai Tulang Punggung Ekonomi Nasional, Polytron Luncurkan Program 'UMKM Naik Level bareng Polytron'
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Liburan Akhir Tahun Keliling Dunia Tanpa Ribet? Nikmati Internet Unlimited Luar Negeri dengan XL PRIORITAS