Para keluarga korban MH17 mendesak Pemerintah Rusia dan Presiden Vladimir Putin membayar uang kompensasi sebesar Rp13,5 miliar untuk masing-masing korban.
Jika mereka masih belum menemukan titik terang tentang hilangnya MH370, laporan resmi ASTB akan mengabaikan teori saat ini dan melimpahkan kesalahan pada pilot nakal.
Pesawat ini berpenumpang 155 orang, dengan rincian 138 penumpang dewasa, 16 anak-anak dan 11 bayi. Kru yang sedang bertugas saat itu ada 7 orang, dengan pilot Kapten Iriyanto.
Para kru menolak terbang karena ada laporan seorang penumpang yang menemukan koneksi Wifi aneh sebelum pesawat take off. Nama koneksi itu adalah `Al-Quida Free Terror Nettwork`.
Sejumlah temuan mengungkap kecelakaan yang menewaskan 228 orang itu. Salah satunya, dua pilot Air France 447 itu tidur sebelum pesawat jatuh di Samudera Atlantik.