Level Decacorn Bikin Bepergian Lebih Gampang Pakai Grab

Reporter : Dwi Ratih
Minggu, 3 Maret 2019 10:54
Level Decacorn Bikin Bepergian Lebih Gampang Pakai Grab
Decacorn bukan sembarang prestasi.

Dream - Ada banyak prestasi yang ingin dicapai sebuah perusahaan. Apalagi jika termasuk perusahaan rintisan alias startup. Beratnya persaingan bisnis, kadang harus membuat startup jatuh bangun.

Tak sedikit yang tumbang lantaran kesulitan mencari pendanaan, tetapi banyak pula yang melenggang sukses menjadi perusahaan besar.

Pencapaian inilah yang baru-baru ini dirasakan Grab. Sebelum menjadi everyday superapp seperti sekarang, Grab juga tak lain sebuah startup. Namun, berkat tangan dingin pemilik dan timnya, Grab terus berkembang hingga kini menjadi decacorn pertama di Asia Tenggara.

Decacorn sendiri bukan sembarang prestasi. Untuk mencapai level tersebut, sebuah startup harus membukukan valuasi perusahaan hingga 10 miliar dollar AS.

Jumlah yang fantastis, tetapi Grab berhasil membuktikannya dengan pelayanan berkualitas, harga terjangkau buat pelanggannya, hingga efisiensi waktu yang menjadi keunggulannya.

Tak heran dengan level decacorn ini, Grab secara tak langsung menjadi super unicorn. Sebab, unicorn barulah prestasi awal untuk sebuah perusahaan yang  mencapai valuasi 1 miliar dollar AS. Sejalan dengan pencapaian tersebut, Grab pun terus melakukan pembaruan pada layanannya.

Super app terkemuka di Asia Tenggara ini pun kini tak hanya menawarkan layanan transportasi. Demi memberikan pelayanan yang maksimal dan memudahkan banyak masyarakat di Asia Tenggara, Grab juga telah hadir dengan layanan pengiriman barang dan makanan, hingga pembayaran mobile dan hiburan digital.

Dengan filosofi platform terbuka yang diusungnya, Grab benar-benar menyatukan mitra untuk membuat hidup lebih baik bagi masyarakat di beberapa negara.

Mulai Vietnam, Myanmar, Thailand, Filipina, Kamboja, Malaysia, Singapura, juga Indonesia. Bahkan lengkapnya layanan yang diberikan, membuat everyday superapp ini benar-benar memudahkan segala aktivitas sehari-hari.

Beri Komentar
Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham