Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Sumber Foto: Zaki Mursidan Baldan
Dream - Yogyakarta menjadi kota keenam penyelenggaraan Talent Scouting platform early stage startup terbaik, The NextDev 2018. Bertempat di Hotel Harper, event yang digelar pada tanggal 27 September 2018 itu diikuti total 20 startup finalis.
Uniknya, konsep yang ditawarkan oleh para peserta amat bermacam. Mereka berhasil menyentuh berbagai aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, keuangan, difabilitas, dan lain sebagainya.
Tak hanya itu, usai ke-20 peserta menyajikan pitch deck, digelarlah sesi talkshow interaktif. Pada kesempatan tersebut, para founder startup memanfaatkannya untuk mengajukan segenap pertanyaan kepada para dewan juri. Usai talkshow interaktif, tibalah waktunya untuk mengumumkan siapa finalis yang berhasil melaju ke Jakarta.
Neurabot

©Zaki Mursidan Baldan
Juru bicara Neurabot tampil mempresentasikan konsep startup-nya dengan amat tenang. Startup Healthcare – AI ini berupaya memberikan bantuan dan solusi untuk Identifikasi dan klasifikasi objek sel bagi para dokter, paramedis, dan akademisi. Dalam pengoperasiannya, startup yang dibidani oleh pemuda bernama Indarto ini membangun Algoritma Analisis Citra yang mampu mengekstrasi informasi dari media gambar, video, dan Mikroskop Digital.
Wozmi

©Zaki Mursidan Baldan
Diwakili oleh ibu rumah tangga muda bernama Regina, menjadi sebuah kejutan startup ini sanggup mencuri perhatian para juri. Awalnya ia tak terlalu percaya diri saat diharuskan melakukan presentasi dalam Bahasa Inggris. Namun berkat kegigihan dalam meyakinkan dewan juri jika konsep Wozmi benar-benar mampu menghadirkan social impact, akhirnya di akhir presentasi Regina sukses mengundang riuh tepuk tangan dari penonton yang hadir. Sekaligus startup besutannya menjadi salah satu wakil Jogja di final The NextDev 2018.
KODI

©Zaki Mursidan Baldan
KODI merupakan kependekan dari Koperasi Digital. Sejak awal presentasi, startup ini memang sukses mencuri perhatian. Hal tersebut disebabkan oleh ketertarikan dewan juri terhadap konsep koperasi yang mampu mencerminkan sistem ekonomi Indonesia yang sebenarnya, yaitu Gotong-Royong. Diwakili oleh CIO Imam Teguh Prakoso, startup yang mengusung tagline #1000KoperasiDigital ini mendapat banyak sekali insight dari dewan juri sebagai modal melaju ke babak final di ibukota bulan depan.
Selamat untuk ketiga startup di atas. Mari lanjutkan perjuangan untuk menghadirkan impact sosial bagi Indonesia bersama The NextDev 2018!
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
