Bayar Cuma Rp10 Ribu, Pengguna OVO Cash Bisa Investasi Reksa Dana

Reporter : Dwi Ratih
Rabu, 27 Januari 2021 06:15
Bayar Cuma Rp10 Ribu, Pengguna OVO Cash Bisa Investasi Reksa Dana
Fitur mudah dan praktis.

Dream – Layanan uang digital OVO bersama Platform Finansial dan Investasi Bareksa resmi meluncurkan fitur investasi berupa reksa dana pasar uang Manulife OVO Bareksa Likuid (MOBLI) pada Selasa, 26 Januari 2021.

Nantinya fitur tersebut akan dikelola Manulife Aset Manajemen Indonesia, yang merupakan salah satu perusahaan manajemen investasi terbesar di dunia.

“ Ini merupakan terobosan yang baru pertama kali terjadi di Indonesia dengan melakukan integrasi e-money dan e-investment," ujar Presiden Direktur OVO dan Co-Founder/CEO Bareksa, Karaniya Dharmasaputra pada konferensi pers virtual, Selasa, 26 Januari 2021.

Konferensi pers OVO Invest© Konferensi pers OVO Invest

Karaniya mengaku terinspirasi dengan kesuksesan integrasi antara Alipay dan Yu’e Bao di China. Kedua perusahaan itu dinilai telah mencatatkan sukses besar dalam mengenalkan investasi reksa dana secara masif di kalangan milenial

Sebelum meluncurkan terobosan baru ini, Karaniya memastikan telah berkonsultasi dengan Bank Indonesia (BI) dan OJK. Ia juga berterima kasih dengan dukungan dari dua lembaga tersebut karena telah mendukung inovasi dan visioner dalam pemanfaatan teknologi finansial bagi peningkatan inklusi keuangan dan pendalaman pasar keuangan di Indonesia.

1 dari 5 halaman

Bisa untuk investor pemula

Selain itu peluncuran fitur ‘Invest’ tersebut merupakan bagian dari komitmen OVO untuk membuka akses yang terjangkau, terpercaya, dan nyaman dalam pengelolaan investasi, khususnya bagi investor pemula.

Ilustrasi© Shutterstock

Reksa dana pasar uang MOBLI yang ditawarkan kali ini juga menghadirkan beberapa keunggulan bagi masyarakat Beberapa diantaranya adalah investor bisa mulai berinvestasi reksa dana mulai dari Rp10 ribu dengan OVO Cash.

Nominal yang relatif kecil ini diharapkan dapat menyasar generasi milenial untuk mulai berinvestasi dengan cara yang terjangkau dan nyaman.

Selain itu, proses pencairan instan, yang memungkinkan investor dapat mencairkan investasi mereka langsung ke saldo OVO Cash, sehingga dapat segera digunakan bertransaksi saat ada kebutuhan. 

2 dari 5 halaman

Fitur mudah

MOBLI juga cocok bagi investor profesional yang ingin melakukan diversifikasi aset karena memiliki imbal hasil investasi yang menarik dengan tingkat risiko yang relatif rendah. Investor pun tidak akan dibebankan biaya pembelian maupun pencairan dana investasinya.

Menurut Financial Coach, Philip Mulyana, ada beberapa keuntungan yang bisa didapat para anak muda bila memulai investasi reksa dana pasar uang sejak dini, antara lain mendapatkan keuntungan lebih besar hingga 4-6% per tahun dibandingkan dengan menabung secara konvensional yang hanya mencapai 2% per tahun.

Ilustrasi© Shutterstock

“ Oleh sebab itu, meski kamu mungkin masih di usia awal 20-30 tahun, sebaiknya dana masa depan sudah disiapkan lebih awal dari sekarang. Tujuannya, agar di usia 45 tahun kamu sudah dapat lebih dekat ke kondisi merdeka finansial,” jelas Philip di kesempatan yang sama.

Selain itu investasi reksa dana juga dapat menjadi salah satu opsi tabungan dana darurat yang baik untuk investor pemula. 

Terlebih lagi dengan fitur pencairan instan yang dihadirkan OVO, dana dapat dengan mudah dicairkan ketika mendadak dibutuhkan ataupun untuk langsung bertransaksi di aplikasi OVO.

Reporter: Yuni Puspita Dewi

3 dari 5 halaman

Pilih Mana: Reksa Dana Syariah, Deposito, atau Sukuk Ritel?

Dream – Bagi Sahabat Dream yang belum siap mental untuk berinvestasi saham, ada instrumen-instrumen lainnya yang bisa dimanfaatkan.

Instrumen-instrumen ini relatif lebih “ aman” bagi investor berprofil moderat dan konservatif (ntar ini di-link sama profil investor).

Instrumen-instrumen itu yaitu deposito, reksa dana syariah, dan sukuk ritel. Menariknya, instrumen-instrumen investasi ini bisa dibeli dengan harga terjangkau dan tak perlu merogoh kocek terlalu dalam.

Misalnya, untuk deposito dan sukuk ritel syariah, kamu bisa membelinya dengan uang minimal Rp1 juta. Reksa dana syariah pun lebih terjangkau lagi. Dengan Rp10 ribu, kamu bisa berinvestasi di reksa dana syariah.

Berikut ini penjelasan singkat tentang reksa dana syariah, deposito syariah, dan sukuk ritel yang bisa membantumu memutuskan instrumen yang akan digunakan untuk investasi.

 

 

4 dari 5 halaman

Sukuk Ritel

Sukuk ritel adalah surat berharga syariah negara yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia kepada individu. Kamu bisa memiliki sukuk ritel mulai dari Rp1 juta.

Jangka waktu penyimpanan sukuk ritel mencapai 36 bulan.

Sahabat Dream bisa mendapatkan cuan dari pemasukan bagi hasil/ujrah untuk sukuk ritel. Untuk pencairan dana, sukuk ritel bisa dijual di pasar sekunder melalui agen. Sukuk ritel dikenakan pajak sebesar 15 persen.

Sukuk ritel ini 100 persen aman karena dibayar kembali oleh pemerintah. Imbal hasilnya pun lebih besar daripada deposito.

Deposito Syariah

Deposito syariah adalah simpanan di bank dengan jangka waktu tertentu dan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Tak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk berinvestasi di deposito syariah.

Kamu bisa memulainya dengan Rp1 juta. Jangka waktu penyimpanan deposito selama 1, 3, 6, 12, dan 24 bulan. Pencairan deposito hanya bisa dicairkan saat jatuh tempo.

Deposito ini memberikan keuntungan dari bagi hasil kepada investornya. Pajak keuntungan deposito syariah sebesar 20 persen.

Deposito syariah ini juga termasuk instrumen yang aman. Produk keuangan syariah itu dijamin Lembaga Penjamin Syariah (LPS) hingga Rp2 miliar. Namun, imbal hasilnya cenderung lebih kecil.

5 dari 5 halaman

Reksa Dana Syariah

Reksa dana syariah merupakan wadah investasi kolektif pada efek syariah yang dikelola oleh manajer investasi dan bank kustodian.

Perlu dicatat, tidak ada masa penyimpanan untuk reksa dana syariah. Kamu bisa menjualnya sewaktu-waktu.

Kamu bisa mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga investasi dari reksa dana syariah. Reksa dana syariah tidak dikenakan pajak. Hal ini disebabkan oleh instrumen ini telah dikenakan pajak di instrumen pembentuknya,

Imbal hasil reksa dana syariah cenderung lebih besar. Sayangnya, produk ini tidak dijamin pemerintah untuk keamanannya.

(Sumber: Cermati.comOtoritas Jasa KeuanganKementerian Keuangan)

Beri Komentar