Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Wanita Misterius Berdiri Cukup Dekat Dengan Buaya Berkalung Ban Di Kota Palu. (Foto: YouTube/Instagram)
Dream - Masih ingat dengan buaya berkalung ban di kota Palu, Sulawesi Tengah yang pernah viral? Nasib reptil ini sepertinya tidak berubah.
Ban yang melingkar di lehernya masih berada di tempatnya. Yang menyedihkan ukuran buaya itu semakin tumbuh membesar.
Kini, buaya berkalung ban tersebut kembali menampakkan dirinya setelah sekian lama menghilang dari perhatian publik.
Dalam video yang dibagikan akun Instagram @makassar_iinfo, buaya dengan panjang sekitar empat meter itu tampak sedang berjemur.
Tetapi ada pemandangan menarik dalam video itu. Tampak seorang wanita berjilbab berdiri begitu dekat dengan buaya berkalung ban itu.

Wanita dengan dress warna merah muda itu terlihat tidak takut sama sekali berada dekat buaya itu. Dia berdiri sambil memandangi buaya berukuran besar itu.
Cukup lama juga wanita itu memandangi buaya berkalung ban itu. Sementara warga tampak melihat pemandangan tersebut dari jauh.
Sebelumnya, seekor buaya muara di sebuah sungai di Kota Palu, Sulawesi Tengah, jadi sorotan media asing.

Bukan karena keganasannya, tapi buaya itu jadi perhatian dunia sebab ada ban bekas melingkar di lehernya.
Buaya dari spesies siam ini sejatinya sudah menjadi pemberitaan sejak tahun 2016 lalu hingga akhirnya viral pada Februari 2020 lalu.
Menurut catatan, buaya spesies asli Asia Tenggara ini tergolong langka karena hanya tinggal 1.000 ekor.
Sebelumnya, sudah banyak yang mencoba menyelamatkan buaya berkalung ban ini. Pemerintah setempat bahkan sampai membuat sayembara.

Namun semua usaha itu gagal. Panji Sang Petualang dan Chris Wilson dari Australia yang katanya jago menangkap reptil gagal menaklukkannya.
Sumber: Instagram
Lihat postingan ini di Instagram
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya