Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Merdeka.com)
Dream - Rambut dan kuku merupakan bagian tubuh manusia yang terus-menerus tumbuh. Meski pertumbuhannya tidak kita rasakan, tapi terlihat jelas.
Lantas, bagaimana dengan rambut dan kuku pada orang yang telah meninggal, apakah masih tetap tumbuh?
Jawabannya tidak. Meski secara umum orang-orang akan mengatakan setelah mati, kuku dan rambut terus tumbuh untuk sementara waktu.
"Kuku dan rambut pada orang yang sudah meninggal akan terlihat panjang bukan karena terus tumbuh. Tapi ini karena kulit kehilangan kelembaban dan mengerut," kata Dr Doris Day, seorang pakar kulit dari New York City, Amerika Serikat.
Kata Doris, kulit yang kehilangan kelembaban dan mengerut akan membuat rambut serta kuku terlihat lebih menonjol sehingga mereka tampak lebih panjang dari sebelumnya.
© Dream
Biasanya, kuku tumbuh sekitar 0,1 milimeter per hari. Tetapi untuk tumbuh, kuku membutuhkan glukosa.
"Setelah meninggal, tidak ada lagi glukosa," kata Day kepada Live Science. "Jadi sel kulit, sel rambut dan sel kuku tidak lagi tumbuh dan menghasilkan sel-sel baru."
Selain itu, hormon kompleks yang mendorong pertumbuhan rambut dan kuku sudah tidak ada begitu seseorang meninggal dunia, menurut sebuah studi dalam jurnal The BMJ yang dipublikasikan tahun 2007.
Sayangnya, budaya populer justru mengembangkan fakta-fakta yang salah seputar rambut dan kuku orang meninggal. Dalam buku 'All Quiet on the Western Front', salah satu karakternya membayangkan kuku temannya yang sudah meninggal terus tumbuh.
Mereka juga mencatat bahwa Johnny Carson mengemukakan fakta-fakta yang salah ketika dia bercanda tentang hal rambut dan kuku orang meninggal. Dia berkata, "Tiga hari setelah meninggal, rambut dan kuku akan terus tumbuh, tapi panggilan telepon akan berhenti sama sekali."
(Sumber: livescience.com)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

JKT48 dan Bernadya Tampil di AXIS Nation Cup 2026, Bikin Grand Final Makin Meriah!

Kadar Oksigen di Laut, Sungai, dan Danau Terus Menurun, Ilmuwan Peringatkan Ancaman bagi Kehidupan

Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?