Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Penyakit hati dapat membuat manusia condong pada keburukan.
Dream - Hati merupakan penentu dari jiwa seorang Muslim. Kebersihan hati dapat menjaga seorang Muslim terhindar dari perbuatan tercela.
Sayangnya, hati tidak selamanya bersih. Banyak penyakit yang kerap menghinggapi hati manusia seperti iri, dengki, dendam, sombong, dan sebagainya.
Hati yang terkena penyakit dapat mengarahkan manusia untuk berbuat nista. Bahkan dapat mendatangkan bahaya.
Wajarlah jika banyak ulama yang menganjurkan umat Islam untuk senantiasa membersihkan hati. Semata demi meraih rida Ilahi.
Rasulullah Muhammad SAW mengajarkan sebuah doa untuk membersihkan hati. Doa ini tercantum dalam hadis riwayat Muslim dari Zaid bin Arqam Radliyallahu 'Anha.

Allahumma ati takwaha wa zakkiha anta khoiru man zakkaha anta waliyyuha wa maulaha. Allahumma inni a'uzubika min 'ilmin la yanfa'u wa min qolbin la yakhsya'u wa min nafsin la tasyba'u wa min da'watin la yustabu laha.
Artinya,
"Ya Allah, karuniakan ketakwaan pada jiwaku. Sucikanlah ia, sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik yang mensucikannya, Engkau-lah yang menjaga serta melindunginya. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak manfaat, hati yang tidak khusyuk, dan doa yang tidak dikabulkan."