Kisah Mengharukan di Balik Pernikahan Putri Gus Dur

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 10 November 2017 06:29
Kisah Mengharukan di Balik Pernikahan Putri Gus Dur
Gus Dur meminta pernikahan Yenny harus berlangsung sebelum 2010.

Dream - Pernikahan putri Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Zannuba Arifah Chafsoh Rahman dengan Yenny Wahid dengan Dhohir Farisi pada 13 Oktober 2009 menyimpan kisah haru.

Dikutip dari nu.or.id, Yenny mengatakan saat dia dan calon suaminya merasa sudah saling cocok, Dhohir menghadap Gus Dur. Pria itu menyampaikan maksud hendak meminang Yenny sebagai istrinya.

Gus Dur sangat gembira dengan lamaran Dhohir. Tetapi, kesepakatan mengenai tanggal pernikahan belum didapat.

Pernikahan merupakan momen yang membutuhkan persiapan matang. Dhohir mengusulkan pernikahan dilangsungkan pada 2010.

Tetapi, Gus Dur ingin Yenny segera menikah, sebisa mungkin sebelum 2010. Akhirnya, disepakati pernikahan dilangsungkan pada Oktober 2009.

Ada hikmah di balik permintaan Gus Dur. Presiden Keempat Indonesia itu bisa menyaksikan putrinya kesayangannya menikah.

Dua bulan kemudian, tepatnya pada 30 Desember 2009, Gus Dur Wafat. Yenny pun merasa sangat beruntung pernikahannya disaksikan sang ayah.

(Sah)

Beri Komentar