Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Ilustrasi
Dream - Dari sekian banyak kisah para Nabi, Alquran sangat banyak menceritakan perjalan hidup Nabi Musa? Bahkan Alquran berulang kali menyebut Musa. Apa latar belakangnya?
Musa AS adalah nabi paling mulia di kalangan Bani Israil. Beliau bergelar kalimullah, yakni orang yang diajak bicara langsung oleh Allah di dunia.
Dan beliau termasuk salah satu Nabi Ulul Azmi. Dalam Alquran, perjalanan beliau paling banyak disebutkan oleh Allah, setelah Nabi Muhammad SAW. Nama beliau disebutkan sebanyak 136 kali dalam Alquran.
Kisah Musa disebutkan secara terperinci ada di empat surat, yakni Al-Baqarah, Al-A’raf, Thaha, dan Al-Qashas. Umat beliau, Bani Israil, adalah umat yang paling afdhal di zamannya.
Allah berfirman yang artinya, " Hai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu dan (ingatlah pula) bahwasanya Aku telah melebihkan kamu atas segala umat." (QS. Al-Baqarah: 47)
Namun perlu dipahami juga bahwa umat Muhammad SAW lebih baik dari mereka. Karena Allah menyebut umat Muhammad sebagai khoiru ummah. Allah berfirman yang artinya, “ Kalian adalah sebaik-baik umat yang dikeluarkan untuk manusia.” (QS. Ali Imran: 110)
Sementara itu, kisah Musa banyak disebutkan dalam Alquran, menunjukkan bahwa Allah menghendaki agar kita banyak merenungkan perjalanan hidupnya.
Mengambil pelajaran tentang bagaimana ujian berat yang dialami Musa. Dari mulai menghadapi Firaun, hingga menghadapi Bani Israil yang keras kepala.
Ujian yang dialami Musa adalah ujian menjalani hidup di tengah masyarakat. Bukan ujian kemiskinan, ujian sakit, atau musibah bencana alam. Di mana ujian ini sangat mirip dengan apa yang akan dialami Nabi SAW dan kaum muslimin yang menjadi umatnya.
Selengkapnya baca di sini.
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?