Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Untuk melindungi Makam Firaun dari para penjarah dan pencuri makam, orang-orang Mesir kuno membangun sistem blok dan alur di dalam Piramida Giza.
Melalui sebuah film animasi komputer Unearthed yang tayang di Science Channel, ilmuwan Mesir kuno Mark Lehner berhasil merekonstruksi sistem tersebut dan menyebutnya sebagai 'mesin yang sangat primitif'.
Lehner adalah ketua Ancient Egypt Research Associates (AERA), sebuah tim yang telah meneliti Piramida Giza selama 30 tahun.
Banyak sarjana yang meyakini bahwa Makam Firaun menjadi tempat bersemayamnya mumi Firaun Khufu yang memerintah sekitar 2551-2528 Sebelum Masehi. Dia adalah raja yang memerintahkan pembangunan Piramida Giza.
Piramida Giza menjadi piramida tertinggi di Mesir sehingga para penulis masa lalu menyebutnya sebagai 'keajaiban dunia'. Selain Makam Firaun, Piramida Giza juga memiliki ruang besar lainnya yang sekarang disebut sebagai Makam Ratu dan Ruang Bawah Tanah. Dua ruang itu belum diketahui kegunaannya sampai saat ini.
Untuk melindungi Makam Firaun, bangsa Mesir kuno membangun sistem alur dan blok yang tersembunyi di balik dinding piramida. Meski para sarjana sudah mengetahui tentang sistem ini setidaknya sejak abad ke-19, namun baru Unearthed yang berhasil menggambarkan pembuatannya melalui animasi komputer.
Dalam animasi terlihat bagaimana blok-blok besar dijatuhkan ke alur-alur dekat Makam Firaun setelah upacara pemakaman firaun selesai dilaksanakan.
Mesin tersebut tidak mampu melindungi makam.....
© Dream
Lehner mengatakan sistem tersebut sangat canggih di zamannya. Blok-blok besar tersebut akan menyumbat jalan masuk ke Makam Firaun sehingga menyulitkan pencuri untuk menerobos masuk.
Meski demikian, mesin tersebut tidak mampu melindungi makam Khufu. Sekarang yang tersisa di Makam Firaun hanyalah sarkopagus granit berwarna merah.
"Makam ini kemungkinan sudah dijarah sekitar akhir masa pemerintahan Khufu dan runtuhnya Kerajaan Lama (sekitar tahun 2134 SM)," tulis Lehner dalam bukunya 'The Complete Pyramids' yang dirilis pada tahun 1997.
Namun beberapa ahli Mesir Kuno yakin Khufu mungkin telah mengelabui para penjarah dengan cara lain. Selain sistem keamanan tersebut, piramida itu juga memiliki empat terowongan kecil. Dua terowongan berasal dari Makam Firaun dan dua lagi berasal dari Makam Ratu.
Penjelajahan menggunakan robot pada keempat terowongan mengungkapkan kemungkinan adanya 3 pintu dengan gagang tembaga.
Terowongan itu diduga....
© Dream
Zahi Hawass, ahli Mesir Kuno yang juga adalah mantan menteri kepurbakalaan, menjelaskan kepada Live Science pada 2013 tentang dugaan bahwa terowongan-terowongan itu akhirnya mengarah ke ruang pemakaman Khufu yang sebenarnya.
Dia mengatakan sarkopagus di Makam Firaun ini mungkin hanyalah pengalihan yang dimaksudkan untuk mengelabui penjarah yang berpikir telah menemukan makam Khufu.
“Saya sangat yakin bahwa makam Cheops (nama lain untuk Khufu) belum ditemukan, dan 3 ruang itu hanyalah pengecoh untuk para penjarah, dan harta karun Khufu masih tersembunyi di dalam Piramida Giza,” tambah Hawass.
Saat ini masih berlangsung sebuah proyek untuk memindai Piramida Giza menggunakan aneka teknologi. Para peneliti berharap pemindaian tersebut akan mengungkapkan keberadaan ruang pemakaman rahasia, jika masih ada.
(Sumber: livescience.com)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


WNI Diduga Tewas saat Jadi Tentara Rusia, Apakah Kewarganegaraan Indonesia Bisa Hilang?



Starvision Rilis Trailer dan Poster Dewi Siluman Ular, Angkat Kisah Pernikahan Manusia dengan Jin

Hobi Membuat Kue Ternyata Punya 7 Manfaat bagi Kesehatan, Bukan Sekadar Mengisi Waktu Luang

El Niño Diprediksi Menguat, Harga Beras Dunia Terancam Melonjak dan Jutaan Orang Bisa Terdampak

Sering Bikin Lelah secara Emosional? Kenali 8 Tanda Anda Berhadapan dengan Energy Vampire