Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga
Dream - Indonesia dan makanan serba goreng seakan sudah menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Sejumlah kreasi gorengan bahkan mendominasi menu sehari-hari dan oleh-oleh dari berbagai daerah di Indonesia.
Lalu berapa kali sebenarnya minyak goreng dapat digunakan untuk memasak? Mengingat tidak jarang minyak goreng digunakan lebih dari satu kali di rumah atau oleh penjaja makanan di pinggir jalan.
Sekedar informasi, selain kontak dengan makanan yang digoreng minyak juga akan kontak dengan air dan udara. Proses ini membuat minyak teroksidasi dan membentuk polimer-polimer seperti akrilamid yang bersifat karsinogenik yang berbahaya untuk tubuh.
Semakin sering minyak digunakan maka akan semakin banyak kandungan senyawa berbahaya tersebut dalam makanan. Ditambah dengan kandungan lemak jenuh yang bertambah seiring dengan intensitas pemakaian dan berhujung pada ancaman penyakit berbahaya seperti kanker, tumor, dan penyakit degeneratif lainnya.
Minyak yang sudah kurang layak pakai umumnya sudah berubah warna menjadi lebih gelap, beraroma dan tekstur yang lebih kental. Tipikal minyak seperti ini sudah tidak layak digunakan karena kandungan polimernya tinggi.
United State Department of Agriculture (USDA) menyarankan untuk membuang minyak yang mengandung asam lemak bebas lebih dari 2%. Penggunaan minyak untuk menggoreng dianjurkan hanya tiga kali pemakaian.
Setelah tiga kali atau jika sudah ada tanda perubahan warna, tekstur atau aroma maka sebaiknya anda tidak lagi menggunakan minyak yang sama untuk menggoreng makanan.
(Dari berbagai sumber)
Advertisement

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan