Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Batu Yang Terekam Kamera Curiosity (NASA)
Dream - Planet Mars masih menyimpan berjuta misteri. Planet Merah ini sangat menarik untuk dieksplorasi oleh para ilmuwan. Terutama untuk membuktikan apakah planet ini menunjang kehidupan manusia.
Sejumlah temuan pun diperoleh. Sejumlah gambar terekam kamera Curiosity, robot yang dikirim ke planet tersebut. Yang terbaru, sebagaimana dilaporkan Daily Mail, Sabtu 27 September 2014, kamera Curiosity menangkap batu aneh yang bentuknya menyerupai lampu lalu lintas atau lampu merah.
Dari foto yang dimuat media Inggris itu terlihat tiga batu besar menempel pada sebuah batu yang lebih besar. Ketiga batu yang menempel itu tersusun berderet dari atas ke bawah mirip lampu merah yang ada di jalanan di Bumi.
Namun para ilmuwan yakin bahwa batu itu bukanlah hasil peradaban Mars. Para ilmuwan bahkan menyatakan kemungkinan tersebut tidak mungkin.
Gambar batu tersebut diambil dari ketinggian 1,8 meter, dari mastcam yang terpasang pada robot Curiosity. Benda itu ditemukan pada hari ke 753 sejak Curiosity mendarat di Mars.

Batu mirip bola di Mars. Sumber: NASA
Beberapa waktu lalu, Curiosity juga menemukan batu yang bentuknya mirip dengan bola di permukaan Mars. Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, mengatakan benda tersebut kemungkinan merupakan contoh konkresi Mars atau proses pemadatan dan pengerasan massa.
Curiosity saat ini berada di wilayah Pegunungan Sharp, yang menjadi target pendaratan pada dua tahun silam. Daerah ini secara geologis menarik karena berisi lapisan yang dapat memberikan wawasan ke dalam sejarah Mars.
Para ilmuwan berharap daerah ini akan mengungkapkan bagaimana dan mengapa Mars kehilangan -sebagaimana diyakini banyak ilmuwan- lingkungan yang bisa dihuni makhluk hidup, dengan air yang mengalir di permukaannya.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
