Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Kota Chiba (the Japan Times)
Dream - Kota Chiba tengah bersiap menjadi pusat kebudayaan muslim di Jepang. Pemerintah kota itu tengah getol membuka bisnis baru yang akan menampilkan wajah Chiba sebagai kota pertama di Jepang yang ramah pada kaum muslim.
Januari silam, fasilitas sertifikasi produk halal pertama di Jepang didirikan di Makuhari, wilayah di bagian tengah kota itu. Sato Chohachi-Shoji Co, perusahaan yang berpusat di Tokyo, menjadi operator fasilitas tersebut. Fasilitas itu mulai diaktifkan Juli mendatang.
Beberapa ratus meter dari Makuhari, berdiri perguruan tinggi swasta, Universitas Kanada. Awal bulan ini, universitas tersebut membuka kafe Muslim. Kafe Islami itu menjadi yang pertama bagi di antara kafe di universitas-universitas lain di Jepang.
Pusat belanja raksasa yang dimiliki Aeon Co telah menyediakan tempat salat bagi pelanggan muslim. Tak hanya itu, niat menjadikan kota ini sebagai pusat budaya muslim juga ditandai dengan pemindahan kantor Nippon Asia Halal Association, organisasi pemberi sertifikat halal, dari Tokyo ke kota ini.
Rencana besar mengubah Chiba sebagai kota muslim ini datang dari sang Walikota, Toshihito Kumagai. Rupa-rupanya, Pak Walikota tergiur dengan gurihnya bisnis wisata muslim. Dengan mengubah wajah Chiba itu, dia berharap pelancong muslim berbondong-bondong datang.
Pada November silam, Pemerintah Kota Chiba telah mengundang perwakilan kelompok non-profit untuk berpartisipasi dalam komite kota untuk mendatangkan turis ke wilayah ini. Hasilnya, disepakati bahwa pelancong dari Asia dan negara-negara muslim sebagai target bidikan untuk digeret berwisata ke Chiba ini.
Melimpahnya produk dan layanan halal di Chiba diharapkan mampu merangsang wisatawan, khususnya dari Asia Tenggara dan Timur Tengah, untuk datang. "Kami akan mempromosikan 'Made in Japan' sebagai brand di pasar Global," kata juru bicara Sato Chohachi-Shoji dikutip Dream.co.id dari Japan Times, Sabtu 31 Mei 2014. (Ism)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


WNI Diduga Tewas saat Jadi Tentara Rusia, Apakah Kewarganegaraan Indonesia Bisa Hilang?



Starvision Rilis Trailer dan Poster Dewi Siluman Ular, Angkat Kisah Pernikahan Manusia dengan Jin

Hobi Membuat Kue Ternyata Punya 7 Manfaat bagi Kesehatan, Bukan Sekadar Mengisi Waktu Luang

El Niño Diprediksi Menguat, Harga Beras Dunia Terancam Melonjak dan Jutaan Orang Bisa Terdampak

Sering Bikin Lelah secara Emosional? Kenali 8 Tanda Anda Berhadapan dengan Energy Vampire