Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Presiden Turki Ini Kecewa Karena Keinginannya Menyematkan Kain Kakbah Di Peti Mati Muhammad Ali Ditolak Oleh Panitia Pemakaman.
Dream - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, terpaksa menelan pil pahit. Rencana untuk menyematkan potongan kain Kakbah di peti mati petinju Ali, pun kandas karena dilarang oleh panitia pemakaman Ali.
Dilansir Daily Mail, Sabtu 11 Jui 2016, Erdogan sengaja menyempatkan diri untuk terbang ke Louisville, Kentucky, Amerika Serikat. Dia berencana untuk menghadiri pemakaman Ali yang akan digelar hari Jumat. Selain untuk menyematkan potongan kain Kakbah, Erdogan juga ingin membacakan pidato di pemakaman Ali pada waktu setempat.
Selain Erdogan, Menteri Agama Turki, Mehmet Gormez, pun juga ingin melantunkan ayat suci Alquran dalam pemakaman petinju itu. Keinginan Gormez pun juga ditolak panitia.
Karena keinginannya ditolak, pihak pengamanan Erdogan sempat bersitegang dengan pihak pengamanan setempat. Akibatnya, Erdogan memutuskan pulang lebih cepat dan tidak jadi menghadiri pemakaman Ali. Seorang pegawai kepresidenan Amerika Serikat mengatakan pria itu telah meninggalkan Amerika Serikat pada Kamis, 9 Juni 2016.
Menanggapi kekecewaan Erdogan, pihak keluarga Ali pun angkat bicara. Perwakilan keluarga Ali, Bob Gunnell, mengatakan penolakan ini terpaksa dilakukan karena mereka tak punya waktu untuk pidato Erdogan. " Kami tidak punya slot waktu untuk mereka," kata dia.
Di mata Erdogan, Ali tak hanya sekadar pejuang di atas ring tinju, tapi juga pejuang bagi umat Muslim di dunia. " Ketika kesuksesannya berlanjut dari satu ring ke ring lain, dia juga menjadi suara umat Muslim yang menjadi korban di seluruh dunia," kata dia.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
