Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Syahrozad Zalfa Nadia Akan Mengikuti Ajang Kompetisi Robotik Internasional Di Singapura (sumber: Kemenag.co.id)
Dream - Siswa madrasah kini tak dapat dipandang sebelah mata. Sebab, beberapa diantara mereka, tak hanya menguasai agama, namun juga telah banyak unjuk kemampuan dalam bidang teknologi.
Salah satu diantara siswa madrasah yang unjuk kemampuan di bidang teknologi itu ialah Syahrozad Zalfa Nadia. Gadis yang bersekolah di Madrasah Pembangunan UIN Jakarta itu akan mengikuti Asian Youth Robot Olimpiade (AYRO) 2016 di Singapura 13-14 Maret 2016.
Dalam perlombaan itu, Ocha, sapaan gadis itu akan bersaing dengan ratusan peserta dari berbagai negara. Ocha akan turun di tiga kategori perlombaan, yaitu Creative Robotic, Brick Speed dan Aerial Robotic.
Menurut Himatul Laily Waisnaini, ibunda Ocha, putrinya telah sering mengikuti ajang lomba robotik tingkat nasional. Bahkan di 2015 lalu, Ocha sempat menorehkan prestasi yang menggembirakan.
“Terakhir juara pada awal tahun ini. Ocha menjuarai medali emas pada ajang Y-Rofest di Serang, Banten,” kata Laily, Jumat, 11 Maret 2016.
Dikutip Dream.co.id dari laman resmi Kementerian Agama, Siswa kelas 4 Madrasah Ibtidaiyah (MI) MP UIN Jakarta itu memang telah dikenal menorehkan prestasi di ajang kejuaraan robotik tingkat nasional. Dia pernah mendapatkan medali emas pada kategori 2 on 2 soccer dan Special Award pada kategori Kinder Mission Junior pada Kontes Robot Nasional ketiga (3rd KRON 2015) di Jakarta.
Jelang keberangkatannya, Ocha akan membawa nama Indonesia di kancah kejuaraan robotik Internasional. Sang ibu, Laily, akan menemani Ocha memuluskan langkahnya di kejuaraan internasional itu.
“Saya sendiri nanti yang akan mendampingi, mengikuti lomba di sana,” ucap dia.
Kiprah siswa madrasah di kancah kejuaraan robotik tak hanya ditorehkan Ocha. Baru-baru ini, siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Tangerang yaitu Damanhuri dan Sumardhika menjadi juara pertama di kategori Maze Solving/Line Follower Senior pada kejuaraan International Robotics Games yang diselenggarakan oleh SMU Pondok Karya Pembangunan (PKP) Jakarta pada 8 Maret 2016.
Selain itu, dua siswa MAN 2 Jakarta diwakili oleh M. Alfis Ramadhan, Khairi Ubaidah, dan dan Rahman Dani meraih tempat kedua.
Dalam kejuaraan International Robotic Games itu diikuti oleh peserta dari beberapa negara, termasuk Indonesia, Philiphina, Thailand, Brunei Darussalam, Jepang dan Malaysia. (Ism)
Advertisement


Anak Terlihat Dewasa dan Selalu Mengalah? Waspadai Parentifikasi yang Bisa Berdampak hingga Dewasa

Ramai Isu Putus Kabel RI–Singapura: Kenapa Internet Dunia Belum Bisa Pindah ke Satelit?

Prancis dan Italia Diguncang Demo Besar-besaran, Apa yang Membuat Warga Turun ke Jalan?

Gibran Melenting di Survei, Jokowi: Jangan Buru-Buru Menyimpulkan

Beeru Stevia Diduga Berisi Pemanis Buatan, Apa Risikonya bagi Penderita Diabetes Jika Terkonsumsi?

Sering Disalahpahami, Ini Perbedaan Frugal Living dengan Hidup Pas-pasan