Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
Stadion Riverside
Dream - Klub sepakbola asal Inggris, Middlesbrough, melarang tiga pendukungnya menonton secara langsung ke Stadion The Riversides, seumur hidup. Klub berjuluk The Boro itu menjatuhkan hukuman setelah ketiga pendukung ini terbukti menyobek Alquran saat menyaksikan pertandingan Middlesbrough Desember silam.
Dua suporter yang dilarang menonton langsung ke stadion itu adalah Julie Phillips (50), dan Gemma Parkin (18). Hakim menyatakan keduanya telah bersalah karena melanggar ketertiban umum yang berkaitan dengan keagamaan.
Sementara satu fans lainnya, Mark Stephenson, dihukum lebih berat. Selain larangan menyaksikan pertandingan secara langsung seumur hidup, dia juga diwajibkan membayar denda sebesar 235 pounsterling atau sekitar Rp 4,6 juta. Hukuman itu diperberat karena selain melecehkan agama, Stephenson terbukti melakukan tindakan rasis.
Peristiwa penyobekan Alquran itu terjadi saat Middlesbrough melawat ke kandang Birmingham City, Stadion St Andrew. Kala itu, kedua klub bermain imbang 2-2.
" Klub Sepakbola Middlesbrough telah melarang tiga pendukung seumur hidup menyusul insiden di Stadion St Andrew, Birmingham City, pada 7 Desember 2013 di mana Alquran disobek. Dua suporter lainnya dilarang selama 12 bulan dam enam lainnya masih ditangguhkan karena masih berada di luar neger," tutur Juru Bicara Middlesbrough seperti dilansir Islam.ru, Sabtu 26 Juli 2014.
Larangan ini hanya dikeluarkan oleh Klub Middlesbrough, bukan oleh pengadilan maupun otoritas sepakbola Inggris. Keputusan The Boro ini didasari oleh bukti-bukti yang didapat dari insiden di Birmingham City.
Di depan persidangan, Philips mengaku baru saja melihat Alquran itu saat diperiksa oleh polisi. " Aku sangat malu. Sangat malu dan jijik pada diriku sendiri. Itu hanya satu dari beberapa buku, aku tidak ingat apakah covernya ada. Itu hanya kertas putih," kata perempuan itu.
Sementara, Parkin mengaku membawa masuk Alquran itu ke Stadion St Andrew. Alquran itu dia bawa dari sebuah toko di Birmingham. Parkin mengaku tidak menyangka bahwa buku yang dia bawa itu adalah Alquran. " semua orang merobek itu, sehingga aku ikut merobek," kata dia.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas