Olahraga yang Cocok Ternyata Bisa Disesuaikan dengan Kepribadian, Ini Panduannya

Lifestyle | Kamis, 1 Oktober 2026 08:00

Reporter : Abidah

Kepribadian sebaiknya tidak dianggap sebagai aturan yang mengurung pilihan olahraga. Kepribadian lebih tepat diperlakukan sebagai kompas, bukan buku aturan.

DREAM.CO.ID - Sudah beberapa kali mendaftar gym, membeli sepatu olahraga, atau membuat jadwal lari, tetapi akhirnya berhenti setelah beberapa minggu? Bisa jadi persoalannya bukan semata-mata kurang motivasi. Jenis olahraga yang dipilih mungkin memang tidak sesuai dengan karakter dan preferensi Anda.

Sebuah studi pada 2025 menemukan bahwa orang cenderung lebih menikmati dan mempertahankan kebiasaan olahraga ketika gaya latihan yang dilakukan sesuai dengan karakter kepribadian mereka. Penelitian tersebut menggunakan model Big Five, yang membagi kepribadian ke dalam lima sifat utama, yaitu ekstraversi, agreeableness, keterbukaan terhadap pengalaman, kehati-hatian, dan neurotisisme.

Dilansir dari Health, menurut pakar ilmu olahraga Domenic Angelino, kepribadian dapat memberi petunjuk mengenai jenis aktivitas fisik yang kemungkinan lebih menyenangkan bagi seseorang. Ketika olahraga terasa menyenangkan, seseorang juga lebih mungkin melakukannya secara rutin.

Lantas, olahraga seperti apa yang bisa dicoba berdasarkan karakter masing-masing?

Jika Anda Senang Bersosialisasi

Orang dengan sifat ekstravert cenderung lebih menikmati aktivitas yang melibatkan banyak orang dan memiliki energi tinggi. Kelas Zumba, HIIT, bersepeda bersama, bootcamp, atau olahraga beregu bisa menjadi pilihan.

Berolahraga bersama teman juga dapat membuat aktivitas terasa lebih menarik. Sumber menyebut pasangan olahraga yang ideal secara umum memiliki tingkat kebugaran yang kurang lebih sama, tetapi sedikit lebih bugar daripada kita.

2 dari 3 halaman

Jika Anda Lebih Nyaman Berolahraga Sendiri

Bagi orang yang lebih introvert, olahraga individual dapat memberikan kesempatan untuk bergerak tanpa harus banyak berinteraksi dengan orang lain. Lari sendiri, yoga, Pilates, berenang, atau olahraga di rumah dapat menjadi pilihan. Lingkungan yang tenang dan fokus juga bisa membuat aktivitas terasa lebih santai.

Jika Anda Suka Aturan dan Jadwal

Orang yang memiliki sifat kehati-hatian tinggi biasanya lebih nyaman dengan sesuatu yang terstruktur. Program latihan angkat beban yang memiliki jadwal jelas, kelas dengan pola latihan tetap, atau aplikasi yang mencatat perkembangan dapat membantu. Mencatat beban, jumlah repetisi, dan perkembangan latihan juga dapat memberikan kepuasan karena hasilnya bisa terlihat dari waktu ke waktu.

 

3 dari 3 halaman

Jika Anda Mudah Bosan dan Suka Mencoba Hal Baru

Orang yang memiliki keterbukaan tinggi terhadap pengalaman cenderung menyukai variasi. Karena itu, olahraga seperti menari, panjat tebing, bela diri, atau animal flow dapat menjadi pilihan. Tidak harus melakukan jenis olahraga yang sama setiap hari. Mengubah variasi latihan dapat membuat aktivitas tetap menarik sehingga lebih mudah dipertahankan.

Sebaliknya, orang yang kurang menyukai perubahan mungkin justru lebih nyaman dengan program yang konsisten. Terlalu sering mengganti jenis latihan dapat membuat mereka kehilangan minat. Perubahan kecil dan bertahap bisa menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Jika Anda Mudah Cemas atau Sensitif terhadap Tekanan

Olahraga tidak selalu harus berupa latihan berat dan kompetitif. Jalan kaki di alam, yoga restoratif, tai chi, atau peregangan dapat menjadi pilihan bagi orang yang lebih sensitif atau mudah mengalami kecemasan. Studi 2025 yang dikutip sumber menemukan bahwa orang dengan tingkat neurotisisme tinggi cenderung menyukai aktivitas olahraga secara privat dan dalam durasi singkat.

Namun, kepribadian sebaiknya tidak dianggap sebagai aturan yang mengurung pilihan olahraga. Kepribadian lebih tepat diperlakukan sebagai kompas, bukan buku aturan. Minat pribadi, rasa ingin tahu, dan lingkungan sosial juga dapat menentukan olahraga yang ingin dicoba.

Selain karakter, pertimbangkan pula hal-hal praktis. Apakah tempat olahraga terlalu jauh? Apakah durasinya terlalu panjang untuk jadwal sehari-hari? Apakah Anda menetapkan terlalu banyak hari latihan dalam seminggu?

{NATIVE VIDEO TOP}
Join Dream.co.id