6 Jenis Apel yang Baik untuk Pencernaan dan Gula Darah

Stories | Jumat, 11 September 2026 12:00

Reporter : Abidah

Sejumlah varian apel berikut memiliki rasa yang lezat serta kandungan nutrisi yang baik di dalamnya.

DREAM.CO.ID - Saat memilih apel di supermarket atau toko buah, perbedaan warna kulit sering menjadi pertimbangan utama. Ada apel merah tua yang rasanya manis, apel hijau yang terasa asam, hingga apel dengan tekstur renyah dan kandungan air tinggi. Namun, perbedaan varietas ternyata tidak hanya soal rasa. Kandungan serat, gula, dan senyawa antioksidan pada setiap jenis apel juga dapat berbeda sehingga memberikan karakter manfaat yang tidak persis sama.

Secara umum, apel merupakan sumber serat dan berbagai senyawa bioaktif, termasuk polifenol. Penelitian pada manusia menunjukkan konsumsi apel dan produk berbasis apel berpotensi memengaruhi beberapa indikator metabolik, fungsi pembuluh darah, serta kesehatan mikrobiota usus. Meski demikian, para peneliti menekankan bahwa bukti yang tersedia belum cukup untuk menyimpulkan bahwa satu varietas apel pasti jauh lebih sehat daripada varietas lainnya.

Berikut enam jenis apel yang dalam bahan Verywell Health dikaitkan dengan manfaat untuk pencernaan, gula darah, dan kesehatan jantung.

1. Red Delicious

Red Delicious menjadi salah satu pilihan menarik karena satu apel berukuran sedang mengandung sekitar 5 gram serat. Jumlah tersebut membuatnya termasuk varietas dengan kandungan serat relatif tinggi dalam daftar ini.

Apel ini juga mengandung quercetin, salah satu senyawa polifenol yang memiliki aktivitas antioksidan. Quercetin membantu melindungi sel dari stres oksidatif dan menjadi salah satu senyawa yang banyak diteliti dalam kaitannya dengan kesehatan jantung.

Serat dalam apel juga membantu memperlambat proses pencernaan karbohidrat. Karena itu, apel utuh umumnya memberikan respons gula darah yang berbeda dibandingkan makanan atau minuman tinggi gula dengan kandungan serat yang sangat sedikit.

2 dari 4 halaman

2. Gala

Apel Gala menyediakan sekitar 4 gram serat per buah berukuran sedang. Varietas ini juga mendapat perhatian karena kandungan senyawa fenoliknya.

Salah satu penelitian yang dirujuk Verywell Health menemukan konsumsi tiga apel Gala setiap hari selama enam minggu berkaitan dengan penurunan kadar C-reactive protein (CRP), salah satu penanda peradangan, sekitar 17 persen dibandingkan kelompok yang tidak mengonsumsi apel.

Namun, hasil seperti ini tidak berarti apel Gala dapat digunakan sebagai pengobatan untuk penyakit jantung atau peradangan. CRP hanya salah satu indikator kesehatan dan manfaat makanan perlu dilihat dalam konteks pola makan serta gaya hidup secara keseluruhan.

3. Fuji

Bagi orang yang ingin memperhatikan kesehatan pencernaan, Fuji menarik karena mengandung pektin, yaitu salah satu jenis serat larut.

Pektin dapat berperan sebagai substrat bagi mikroorganisme tertentu di usus. Tinjauan sistematis terhadap penelitian pada manusia menunjukkan pektin telah diteliti dalam berbagai aspek, termasuk kesehatan usus, respons gula darah setelah makan, rasa kenyang, dan metabolisme lemak. Namun, hasilnya bergantung pada jenis dan jumlah pektin yang dikonsumsi.

Fuji juga mengandung sekitar 4 gram serat per apel berukuran sedang. Kombinasi serat dan kandungan air membuat apel utuh dapat menjadi camilan yang cukup mengenyangkan.

 

3 dari 4 halaman

4. Honeycrisp

Honeycrisp dikenal karena rasanya manis dan teksturnya renyah. Dalam bahan Verywell Health, varietas ini disebut memiliki kandungan senyawa fenolik yang relatif tinggi dibandingkan beberapa varietas apel lainnya.

Salah satu senyawa yang menarik perhatian adalah phloridzin, polifenol yang banyak ditemukan pada apel dan telah diteliti karena potensinya dalam memengaruhi metabolisme glukosa. Namun, keberadaan senyawa tersebut tidak berarti makan Honeycrisp secara langsung dapat menurunkan gula darah pada penderita diabetes.

Dengan sekitar 3 gram serat per apel berukuran sedang, Honeycrisp tetap dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang.

5. Renetta Canada

Jenis apel ini mungkin tidak seterkenal Fuji atau Granny Smith, tetapi penelitian yang dikutip Verywell Health menemukan potensi manfaat terhadap profil kolesterol.

Dalam sebuah penelitian, konsumsi dua apel Renetta Canada setiap hari selama delapan minggu dikaitkan dengan penurunan kolesterol total dan LDL. Serat larut dalam apel juga menjadi salah satu komponen yang diduga berperan dalam metabolisme kolesterol.

Meski begitu, hasil penelitian pada varietas tertentu tidak otomatis berarti semua orang yang makan apel akan mengalami penurunan kolesterol. Bukti yang lebih luas memang menunjukkan apel berpotensi memberikan manfaat terhadap profil lipid, tetapi efeknya relatif kecil dan hasil penelitian tidak selalu konsisten.

 

4 dari 4 halaman

6. Granny Smith

Jika perhatian utama Anda adalah asupan gula, Granny Smith bisa menjadi pilihan menarik. Apel hijau ini umumnya terasa lebih asam dan dalam bahan tersebut disebut memiliki kandungan gula yang lebih rendah dibandingkan beberapa varietas apel lainnya.

Setengah buah Granny Smith mengandung sekitar 10 gram gula dan 14 gram karbohidrat, sekaligus menyediakan serat dan berbagai senyawa antioksidan.

Meski demikian, penderita diabetes tidak perlu menganggap apel manis sebagai makanan yang harus dihindari. Gula alami dalam buah hadir bersama serat, air, vitamin, mineral, dan senyawa bioaktif. Yang juga penting adalah jumlah yang dikonsumsi serta pola makan secara keseluruhan.

Apakah Harus Memilih Apel Tertentu?

Tidak perlu terlalu terpaku pada satu varietas. Penelitian terbaru mengenai apel secara keseluruhan menunjukkan adanya potensi manfaat terhadap kontrol gula darah, kapasitas antioksidan, fungsi pembuluh darah, dan mikrobiota usus, tetapi para peneliti juga menilai bukti yang ada masih belum cukup untuk membuat kesimpulan definitif mengenai efek jangka panjangnya.

Karena itu, cara paling sederhana adalah memilih apel yang benar-benar Anda sukai dan mengonsumsinya sebagai buah utuh, bukan hanya mengandalkan jus. Kulit apel juga sebaiknya tidak selalu dibuang karena sebagian senyawa polifenol dan serat terdapat pada atau dekat bagian kulit. Apel dapat dimakan langsung, dipotong untuk salad, dicampur dengan yoghurt, atau dipadukan dengan selai kacang tanpa tambahan gula.

Jika tujuan Anda mengontrol gula darah, jangan hanya melihat rasa manis apel. Porsi, kandungan serat, serta apa yang dimakan bersama apel juga berpengaruh. Memadukan apel dengan sumber protein atau lemak sehat, misalnya kacang-kacangan atau yoghurt tanpa gula, dapat membuat camilan lebih mengenyangkan.

Pada akhirnya, tidak ada satu apel yang secara mutlak menjadi “apel paling sehat”. Red Delicious, Gala, Fuji, Honeycrisp, Renetta Canada, dan Granny Smith memiliki karakter gizi yang berbeda, tetapi semuanya dapat menjadi bagian dari pola makan yang sehat dan beragam.

{NATIVE VIDEO TOP}
Join Dream.co.id