Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
© 2025 Https://en.osaka-info.jp/spot/tempozan-ferris-wheel/
DREAM.CO.ID - Insiden menegangkan menimpa puluhan wisatawan di Prefektur Osaka pada Selasa, 25 November 2025. Sekitar 20 turis harus menunggu hingga sembilan jam sebelum akhirnya berhasil dievakuasi dari Osaka Wheel, bianglala tertinggi di Jepang yang berada di kawasan hiburan Expocity, Suita. Wahana setinggi 123 meter itu mendadak berhenti total setelah disambar petir saat badai mengguyur wilayah tersebut.
Menurut laporan Japan Times yang dikutip VN Express, roda raksasa itu terhenti sekitar pukul 17.47, tepat di puncak jam sibuk kunjungan. Para penumpang yang berada di dalam kabin kaca harus menunggu tanpa kepastian sambil menghadapi angin dan hujan yang masih tersisa dari badai.
Upaya awal dilakukan oleh operator wahana yang mencoba memutar bianglala secara manual. Namun, mengingat ukuran Osaka Wheel yang masif, proses itu berjalan sangat lambat dan tak cukup untuk menurunkan seluruh penumpang dengan cepat. Situasi makin genting sehingga petugas pemadam kebakaran dan tim darurat dipanggil untuk membantu.
Satu per satu kabin dievakuasi, dan penumpang terakhir akhirnya tiba di daratan pada pukul 02.41 dini hari, seperti diberitakan Kyodo News. Meski berlangsung lama dan menegangkan, tidak ada korban luka maupun kondisi medis serius yang dilaporkan.

Takeshi Niwa, General Manager Humas Osaka Wheel, mengatakan bahwa penyebab pasti tengah diselidiki. Namun dugaan awal menunjukkan sambaran petir membuat suplai listrik komersial terganggu hingga memicu sistem keamanan otomatis yang menghentikan operasional.
Akibat insiden tersebut, Osaka Wheel mengalami kerusakan berat dan masih ditutup tanpa kepastian kapan akan beroperasi kembali.
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?