Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Pengemudi Tak Jarang Ingin Kabin Mobilnya Cepat Dingin. (Foto: Shutterstock)
Dream – Semua orang menginginkan suhu kabin mobil yang sejuk. Kalau bisa, kabinnya bisa lekas dingin setelah penumpang dan pengemudi masuk ke dalam mobil.
Sayangnya, hal itu cukup sulit untuk diwujudkan, terutama jika mobil diparkir di tempat terbuka dan matahari sedang panas-panasnya.
Untuk mendapat suhu kabin yang sejuk, biasanya, pengemudi akan menghidupkan pendingin udara atau AC segera setelah masuk ke dalam kabin mobil. Akan tetapi, hal ini tidak terlalu berpengaruh. Penghidupan AC tak mungkin bisa mempercepat proses pendinginan kabin mobil.
Lalu bagaimana solusinya?
Dikutip dari Suzuki, Rabu 6 Maret 2019, solusi yang paling tepat adalah dengan membuka semua kaca jendela mobil. Saat mobil mulai bergerak, segera hidupkan AC dan atur supaya kipas berputar dengan kencang.
Pengemudi harus menghidupkan AC ketika mobil berjalan agar kondensor yang ada di depan radiator bisa terpapar udara segar. Dengan begitu, proses pendinginan bisa menjadi lebih maksimal.
Ketika suhu AC mulai terasa dingin, segera tutup kaca jendela depan. Biarkan kaca jendela belakang tetap terbuka selama 20-30 detik. Ini perlu dilakukan supaya sisa udara panas bisa keluar dengan cepat dari kaca jendela belakang.
Jangan lupa, pastikan juga circulation mode atau mode sirkulasi udara dimatikan atau dinonaktifkan (atur supaya AC mendinginkan udara dari luar, bukan udara kabin yang disirkulasi). Langkah ini dilakukan untuk memastikan udara dingin bisa sampai ke penumpang bagian belakang.
Kalau mode sirkulasi sudah diaktifkan, udara dingin akan tersedot kembali sebelum mencapai jok bagian belakang.
Selamat mencoba!
(ism)
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha