Rambut Sehat/ Foto: Shutterstock
Dream - Rambut sering disebut sebagai mahkota perempuan. Selama ini, rambut lurus dan panjang dianggap sebagai standar kecantikan. Kondisi rambut yang pendek, keriting atau bergaya berbeda dari biasanya, sering dikomentari miring.
Sebuah survei yang dilakukan Dove mengungkap pengalaman mendapatkan ejekan rambut ternyata berdampak pada kepercayaan diri perempuan, bahkan bisa menghambat potensi diri. Sebanyak 88% perempuan merasa kehidupan sosialnya terganggu oleh standar kecantikan rambut, selain itu 75% perempuan kehilangan rasa percaya diri dan 60% perempuan tidak merasa percaya diri untuk keluar rumah.
" Ketika perempuan tampil berbeda termasuk gaya rambutnya dan merasa tidak diterima, akan berdampak pada kondisi psikologisnya. Ia akan merasa tidak percaya diri, bahkan mungkin merasa tidak berharga. Kondisi ini kemudian akan mengganggu kesehatan mental, menghambat potensi diri, dan membatasi pergaulan," kata Indah Sundari J, seorang psikolog klinis.
Terkait hal tersebut, Dove berkolaborasi dengan Dian Sastrowardoyo dan 4 perempuan inspiratif yang merepresentasikan keragaman rambut perempuan Indonesia. Sebuah lagu dan video klip berjudul ‘Rambutku Mahkotaku’ dibuar terinspirasi dari cerita personal yang pernah dialami Dian Sastro, Marischka Prudence, Poppy Sovia, Agnez Oryza dan Natya Bestari.
" Dove percaya bahwa setiap perempuan memiliki kecantikan versi mereka sendiri, termasuk dengan jenis dan pilihan gaya rambutnya. Namun, survei yang dilakukan Dove menyebutkan satu dari dua perempuan kerap mendapat komentar negatif pada rambutnya," kata Stella Tika Lestari, Senior Brand Manager Dove dalam rilis yang diterima Dream.
Dian Sastrowardoyo, pekerja seni sekaligus brand ambassador Dove mengungkap, “ Senang bisa terlibat dalam karya ini karena isu-nya dekat dengan saya, di mana pernah dikomentari rambut lurus dianggap boring. Musik juga adalah medium yang kuat dan fun untuk menyampaikan pesan positif ini. Saya pun sangat suka dengan lirik, ‘Semua rambut cantik apa adanya, selama kita jaga apapun gayanya’ ini adalah lirik yang memorable banget," ungkapnya.
Dove juga bekerja sama secara global dengan UNICEF untuk proyek Dove Self-Esteem. Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan penghargaan terhadap diri sendiri bagi anak muda di seluruh dunia.
Advertisement
Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia

Tenteng Tumbler Hits, Bisa Bantu Kurangi Sampah Plastik

Mirwan Suwarso, Orang Madiun Dibalik Melejitnya Klub Sepak Bola Eropa Como-1907

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Thrifting Favorit Gen Z, Tonjolkan Personal Style dan Ekonomi Sirkular



10 Mitos Kesehatan yang Masih Banyak Dipercaya, Padahal Tidak Sepenuhnya Benar

Mengapa Media Sosial Bisa Membuat Anda Sedih? Ini 5 Alasannya


Teh Hijau vs Teh Chamomile, Mana yang Lebih Baik untuk Menjaga Tekanan Darah?

Mengapa Banyak Orang Suka Menonton Konten Misteri? Ternyata Bisa Membantu Mengelola Rasa Cemas

Otak Manusia Ternyata Dirancang untuk Terhubung dengan Orang Lain, Ini Penjelasannya