6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Ilustrasi/ Shutterstock
Dream - Mendengar kata peppermint biasanya kita akan terbayang sebuah permen yang menghadirkan sensasi dingin ketika melumer dalam mulut. Rasa dingin dari peppermint yang berasal dari daun itu memang merupakan sifat alami dari zat tersebut.
Namun pernahkah Sahabat Dream memanfaatkan peppermint dalam bentuk minyak atau biasa disebut minyak atsiri peppermint. Sama-sama memberikan sensasi dingin, minyak atsiri pepperminta ternyata memiliki banyak manfaat yang diperlukan tubuh.
Dalam penggunaannya, minyak peppermint tak bisa digunakan sendiri. Minyak ini harus lebih dahulu dicampurkan bersama dengan minyak pembawa seperti minyak zaitun atau minyak argan Tujuannya untuk menghindari iritasi ketika digunakan.
Selain bisa digunakan untuk kesehatan, minyak atsiri peppemint juga dapat memberikan manfaat untuk rambut dan kulit kepala.
Berikut ini ada beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan dengan menggunakan minyak peppermint pada rambut:
Mempercepat Proses Pertumbuhan Rambut
Pertama, minyak peppermint dapat berkerja untuk mempercepat proses pertumbuhan rambut.
Berkat kandungan menthol yang ada pada peppermint, kandungan ini dapat bantu menstimulasi peraliran darah di kulit kepala sehingga bantu mempercepat proses pertumbuhan rambut.

Melembapkan Kulit Kepala Kering
Minyak peppermint juga memiliki manfaat untuk melembapkan kulit kepala yang kering, namun untuk menggunakannya kamu perlu mencampurkannya dengan minyak pembawa.
Cara menggunakan kamu tinggal mengaplikasikan minyak pepermint yang sudah dicampur bersama minyak argan atau minyak zaitun ke kulit kepala, sebelum keramas minimal 30 menit.
Menguatkan Rambut
Minyak peppermint juga dapat memberikan manfaat untuk membuat akar rambut menjadi lebih kuat.

Dengan menggunakannya pada kulit kepala sevara rutin, kamu akan mendapatkan manfaat signifikan dari minyak peppermint.
(Sah, Sumber: food.ndtv)
Dream - Biasanya, peppermint oil digunakan pada permen atau produk makanan lainnya. Peppermint memiliki rasa yang segar dan menenangkan.
Namun ternyata peppermint oil juga terdapat pada skincare dan bermanfaat untuk kesehatan kulit.
Dilansir dari Skincare.com, peppermint oil terkandung dalam skincare karena memiliki bau yang sangat enak, menyejukkan dan menenangkan.
Berdasarkan penelitian, peppermint oil juga memiliki kandungan antimikrobial yang dapat membuat kulit lebih sehat dan tidak rentan mengalami berbagai masalah
Walaupun bermanfaat, tapi peppermint oil juga bisa menyebabkan iritasi. Cobalah paparkan produk yang mengandung peppermint oil pada tangan untuk mengetahui respon kulit dan mencegah iritasi.
Terutama, jika kamu ingin memakainya pada bibir, wajah atau area yang sensitif. Biasanya, peppermint oil terkandung pada lip balm agar lebih segar.
Peppermint oil juga terkandung pada sabun mandi dan sampo yang bermanfaat untuk mengatasi serta mencegah ketombe.
Selain peppermint oil, biasanya produk tersebut juga mengandung aloe vera, vitamin E, witch hazel serta minyak kelapa untuk melembapkan dan menjaga kesehatan kulit
(Sumber: Skincare.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
