5 Asupan Bergizi yang Bisa Bikin Si Kecil Lebih Berenergi Saat New Normal

Reporter : Iwan Tantomi
Rabu, 28 Oktober 2020 11:00
5 Asupan Bergizi yang Bisa Bikin Si Kecil Lebih Berenergi Saat New Normal
Beberapa asupan bergizi ini bisa disajikan kepadanya.

Berada di rumah saja kerap bikin bosan, kendati sudah memasuki new normal. Lebih-lebih, buat anak-anak, karena kegiatan belajar belum sepenuhnya normal dilakukan di sekolah. Mau nggak mau, orang tua pun masih harus menemani buah hati agar tetap aktif berkegiatan di rumah.

Apalagi jika tugas yang diberikan dari guru, lewat pembelajaran online misalnya cukup banyak, sehingga hal tersebut rentan bikin si kecil mudah lapar karena energinya habis untuk berpikir. Makanya, biar mereka tetap aktif berkegiatan maupun belajar dengan penuh energi selama new normal ini, beberapa asupan bergizi ini bisa disajikan kepadanya.

1 dari 5 halaman

Nasi Merah dan Roti Gandum sebagai Sumber Karbohidrat Kompleks

Shutterstock© Shutterstock

Ketika memikirkan karbohidrat, yang terlintas di pikiran mungkin berupa semangkuk pasta, sepiring nasi atau kentang goreng. Itu betul, tapi ada baiknya memilih karbohidrat kompleks yang juga kaya serat kepada buah hati, seperti nasi merah atau roti gandum.

Menurut lansiran Harvard Medical School tentang Food that Fight Fatigue, nasi merah, roti gandum dan ubi manis, mengandung karbohidrat kompleks yang lebih lama diubah menjadi energi dalam tubuh, sehingga membuat rasa kenyang lebih lama.

Hal ini berbeda nasi putih atau pasta yang mengandung karbohidrat sederhana. Zat tersebut lebih cepat diubah menjadi gula darah dan energi. Bila dikonsumsi berlebihan, kadar gula darah berlebih justru mudah bikin tubuh lelah.

2 dari 5 halaman

Daging, Ikan, Ayam dan Telur sebagai Sumber Protein Tanpa Lemak

Shutterstock© Shutterstock

Di samping karbohidrat, anak-anak juga butuh asupan protein yang cukup untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya. Selain itu Harvard Medical School melansir jika protein juga dapat membantu menjaga perut tetap kenyang. Apalagi protein tanpa lemak yang terkandung dalam daging, ikan, ayam, telur, hingga kacang-kacangan, juga dapat membuat kadar gula darah tetap stabil, sehingga bisa mencegah lonjakan energi yang bisa bikin si kecil cepat merasa lelah.

Supaya asupan protein tanpa lemak yang dikonsumsi lebih optimal, kurangi memasak daging, ikan, ayam, maupun telur dengan cara digoreng. Gantilah dengan cara dipanggang, dikukus, atau dibikin pepes, selain lezat juga nggak menghasilkan banyak lemak jenuh dan lemak trans, yang kurang baik bagi kesehatan.

3 dari 5 halaman

Buah dan Sayuran Segar sebagai Sumber Vitamin dan Mineral Penting Bagi Tubuh

Shutterstock© Shutterstock

Buah dan sayur memang punya banyak manfaat untuk kesehatan, karena kaya kandungan vitamin, mineral esensial, hingga zat antioksidan yang penting dibutuhkan oleh tubuh. Menurut lansiran Health Central semakin segar buah dan sayuran yang dikonsumsi, semakin banyak nutrisi yang terkandung di dalamnya. Hal tersebut penting untuk mengembalikan energi tubuh yang hilang.

Hindari mengolah sayur dan buah-buahan yang melalui banyak proses, karena dapat mengurangi dan menghilangkan kandungan nutrisinya. Biar si kecil tetap tertarik makan sayur dan buah-buahan, sajikan dengan cara yang lebih kreatif, seperti dibikin model karakter favoritnya, beberapa jenis binatang, dan sebagainya.

4 dari 5 halaman

Kacang dan Biji-Bijian sebagai Sumber Energi yang Menyehatkan

Shutterstock© Shutterstock

Anak-anak mulai kehabisan energi? Kembalikan semangatnya untuk berkegiatan dengan memberikan kacang dan biji-bijian sebagai camilan sehat. Sebagian besar kacang-kacangan seperti almond, kenari dan kacang mete dikenal tinggi kalori, protein, karbohidrat dan lemak sehat yang memberikan tambahan energi.

Bisa juga campurkan dengan biji-bijian seperti pumpkin seed atau biji bunga matahari yang tinggi asam lemak omega-3. Menurut lansiran Healthline, asam lemak omega-3 dapat menjadi sumber energi cadangan dalam tubuh. Selain itu, omega-3 juga dapat membantu mengotimalkan kinerja otak, sehingga bisa membuat si kecil jadi lebih fokus belajar dan mudah mencerna beragam mata pelajaran.

5 dari 5 halaman

Oatmeal sebagai Makanan Penambah Energi

Shutterstock© Shutterstock

Buat yang mengikuti tren makanan sehat tentunya familiar dengan oatmeal. Sereal gandum utuh ini efektif memberikan energi yang tahan lama. Selain itu, oatmeal juga kaya vitamin dan mineral seperti vitamin B, zat besi dan mangan yang membantu produksi energi. Menariknya, oatmeal juga mudah untuk disajikan. Cara paling tepat menyajikan oatmeal adalah nggak menambahkan gula, tetapi bisa disajikan dengan yogurt rendah lemak, sedikit madu, dan beberapa buah berry, sehingga lebih kaya nutrisi.

MILO© MILO

Selain deretan asupan bergizi tersebut, maksimalkan asupan energinya dengan memberikan MILO kotak. Minuman cokelat berenergi siap minum tersebut dibuat dari susu sebagai sumber protein dan kalsium, ekstrak malt sebagai sumber energi yang baik, serta kakao yang memperkaya rasa cokelat yang disukai anak-anak. Selain itu, MILO kotak juga mengandung vitamin B1, B2, B3, B6, hingga kalsium dan fosfor. Berkat komposisi tersebut, MILO kotak dapat membantu si kecil lebih berenergi dan aktif seharian, kendati di rumah saja selama new normal. Temukan infomasi selengkapnya di sini.

Beri Komentar