Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Dream - Kejenuhan mungkin hal yang kerap melanda para pekerja, termasuk generasi kekinian. Banyak di antara mereka lantas berpikir untuk berhenti bekerja atau pensiun di usia yang masih muda.
Pensiun memang sepintas tampak mudah, namun bisa menjadi sekadar fantasi. Tidak mudah pensiun dini di usia 20-30 tahun jika tidak memiliki finansial yang baik.
" Pensiun dini tidak mudah, tapi dengan persiapan yang matang, target realistis, dan kedisiplinan menjadi mungkin," kata President and CEO of Summit Financial Group di Ohio, Scott Moffit, dikutip dari CheatSheet, Minggu, 5 Maret 2017.
Lalu, bagaimana caranya? Ada tiga cara yang bisa dilakukan untuk bisa pensiun dini.
Cara pertama, mulai menabung. Perlu diingat, semakin banyak uang yang ditabung, semakin banyak pula simpanan sehingga seseorang bisa cepat pensiun.
" Generasi kekinian yang ingin pensiun 15-20 tahun lagi seharusnya menabung 50 persen dari pendapatan mereka," kata Moffit.
Dalam kasus di Indonesia, dengan standar lulus kuliah di usia sekitar 20 tahun, artinya pensiun dini itu bisa dilakukan antara umur 35-40 tahun.
Cara kedua, tidak terlalu boros. Mengikuti perkembangan gaya hidup memang menyenangkan, tapi tidak baik bagi kesehatan kantong.
" Kalau gaji naik, jangan naikkan pengeluaran juga," kata perencana keuangan Cloud Financial Inc, Charlie Harriman.
Cara ketiga, merencanakan pengeluaran masa depan. Harriman mengatakan seseorang yang hendak pensiun dini sebaiknya mulai memikirkan pengeluaran apa yang kira-kira akan terjadi setelah pensiun, salah satunya kesehatan.
" Perlindungan kesehatan bisa membuat pensiun dini lebih mudah," kata dia.
Harriman mengatakan sebaiknya orang yang bersangkutan juga membuat asuransi bagi keluarganya, termasuk untuk pendidikan bagi sang anak.
(Sah)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya