Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Siapa Siap Menjadi Pemimpin? (Foto: Shutterstock)
Dream – Ketika mendengar kata “pemimpin”, yang paling terlintas di pikiran adalah “manajer”. Tapi, tahukah bahwa pemimpin bukanlah seorang manajer?
Pemimpin yang sejati tidaklah selalu berkaitan dengan mengatur orang. Dia adalah seseorang yang berpengaruh terhadap orang lain. Jika ingin menjadi pemimpin, sebaiknya memperhatikan lima ciri ini.
Dilansir dari Lifehack, Senin 8 Januari 2018, pemimpin hadir untuk perubahan. Ya, mereka selalu mencari perbaikan sistem dan tak masalah dengan tantangan yang kerap muncul.
Banyak orang memberikan masukan untuk perubahan dan tak mudah pula menyatukan aspirasi mereka. Nah, peran pemimpin hadir untuk mengakomodasi semua masukan dan membuat hal yang mustahil menjadi bisa dilakukan.
Yang kedua, pemimpin selalu berada di lima langkah ke depan. Seorang pemimpin menyediakan petunjuk dan panduan untuk grup. Mereka juga perlu tahu dampaknya.
Pada saat yang bersamaan, pemimpin juga fleksibel. Kalau diperlukan, pemimpin tak keberatan mengubah rencana kerja.
Ketiga, sesibuk-sibuknya mereka, pemimpin tak akan melewatkan satu pun rutinitas. Mereka percaya kesuksesan ini berawal dari kebiasaan yang baik dan proses.
Mereka tidak percaya kesukesan diraih dalam semalam. Para pemimpin memastikan bisa mengefisienkan waktu untuk tetap bisa mengerjakan kebiasaan.
Keempat, pemimpin suka mendorong yang lainnya. Cara terbaik untuk memotivasi seseorang adalah menyemangati dan memberikan kekuatan untuk menghadapi pekerjaan dan kehidupan.
Ini bisa meningkatkan produktivitas kerja dan rasa memiliki dengan baik. Jika ingin menjadi pemimpin, lebih baik mempercayai tim bekerja dan biarkan mereka membuat keputusan. Yang perlu diingat di sini, hindari mikromanajemen.
Kelima, pemimpin mempercayai intuisi. Banyak orang bilang mengikuti kata hati tidaklah baik bagi karier. Namun, pemimpin sejati tidak. Mereka justru mempercayai intuisi dan logika untuk membuat keputusan. (ism)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti