Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Ilman Nafi'an/Dream.co.id)
Dream - Bank Indonesia mengajak seluruh pihak untuk lebih peduli terhadap eksistensi uang koin dengan menyelenggarakan Gerakan Peduli Koin pada 25-26 Juni 2016, di Lapangan Irti Monas, Jakarta.
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ronald Waas mengatakan, uang koin merupakan alat pembayaran yang sah di Republik Indonesia. Namun umumnya uang koin ini tidak beredar di masyarakat.
" Dalam satu dasawarsa terakhir, Bank Indonesia telah mengeluarkan uang koin sekitar Rp6 triliun, namun yang kembali ke Bank Indonesia hanya Rp900 miliar atau 16 persen dengan tren semakin menurun," kata Ronald di Jakarta, Sabtu, 25 Juni 2016.
Hal ini disebabkan budaya masyarakat yang masih menganggap uang koin bukan sebagai alat transaksi. Kondisi tersebut menyebabkan sirkulasi peredaran uang rupiah khususnya uang koin di masyarakat tidak optimal.
" Melalui Gerakan Peduli Koin, Bank Indonesia mengajak masyarakat untuk peduli terhadap uang koin Rupiah sebagai alat transaksi pembayaran," ucap Ronald.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat dalam penggunaan uang koin sebagai alat pembayaran yang sah, meningkatkan efektivitas uang koin, dan menyediakan fasilitas kepada masyarakat yang akan melakukan penukaran uang koin.
Sebelumnya, kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Peduli Koin Nasional yang telah dicanangkan pada tahun 2010 melalui penandatangan Nota Kesepahaman, antara Gubernur Bank Indonesia, Menteri Perdagangan, dan Ketua APRINDO.
Untuk kembali menggiatkan gerakan tersebut, Bank Indonesia pada hari ini mengajak 13 Bank untuk ikut serta Gerakan Peduli Koin. Kegiatan serupa sebelumnya telah dilaksanakan di beberapa daerah di seluruh Indonesia.
Masyarakat bukan hanya dapat menukar uang koin ke dalam pecahan kertas, namun, bisa juga dalam uang elektronik untuk membangun budaya non-tunai di masyarakat. Ke depan, kegiatan Gerakan Pedui Koin akan dilaksanakan secara berkala di seluruh Indonesia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya