Bank Muamalat Buka Tabungan Kurban, Setoran Minimal Rp100 Ribu/Bulan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 12 Agustus 2019 16:24
Bank Muamalat Buka Tabungan Kurban, Setoran Minimal Rp100 Ribu/Bulan
Caranya seperti ini.

Dream – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (BMI) mempermudah masyarakat untuk menunaikan ibadah kurban. Bank syariah ini meluncurkan tabungan kurban, iB Hijrah Rencana Kurban.

Dikutip dari keterangan tertulis Bank Muamalat, Senin 12 Agustus 2019, Chief Executive Officer (CEO) Bank Muamalat, Achmad K. Permana mengatakan, Tabungan iB Hijrah Rencana Kurban diperuntukkan sebagai solusi atas kebutuhan masyarakat yang berniat untuk menunaikan ibadah kurban dengan mudah dan terencana.

“ Kami berharap dengan adanya program tabungan ini, nasabah dapat semakin dimudahkan dalam melaksanakan ibadah kurban melalui Bank Muamalat,” kata Permana dalam peluncuran tabungan kurban di Bandung, Jawa Barat.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian Republik Indonesia, pada tahun 2018 diperkirakan jumlah hewan kurban pada perayaan Idul Adha mencapai lebih dari 1,5 juta atau meningkat sekitar 5 persen dari tahun 2017 dengan dana yang beredar sekitar Rp10 triliun di seluruh Indonesia.

Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan kebutuhan hewan kurban tahun 2019 ini tumbuh sebanyak 10 persen.

“ Melihat pertumbuhan ini, Bank Muamalat ingin menjadi wadah bagi nasabah untuk menghimpun dana untuk menunaikan ibadah kurban pada hari raya Idul Adha dengan menyediakan program Tabungan iB Hijrah Rencana Kurban di tahun 2019 ini,” kata dia.

1 dari 6 halaman

Gandeng Empat LAZ

Tabungan iB Hijrah Rencana Kurban ini dirancang dengan menggandeng empat Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS), yaitu Baitulmaal Muamalat (BMM), BAZNAS, Daarul Quran dan Rumah Zakat.

Nasabah yang ingin membuka Tabungan iB Hijrah Rencana Kurban bisa melakukan setoran minimal Rp100 ribu per bulan dengan jangka waktu sesuai kebutuhan.  

Tabungan ini juga menyediakan fasilitas autodebet setoran bulanan dari rekening sumber dana, dan dana yang akan berpindah buku secara otomatis ketika jatuh tempo.

“ Hal ini juga sejalan dengan kampanye #AyoHijrah yang kami canangkan dimana kami ingin menunjukkan bahwa produk bank syariah juga lengkap dan sesuai dengan kebutuhan nasabah,” kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Bank Muamalat juga melaksanakan pemotongan dan penyaluran daging kurban untuk warga yang berhak. Cara penyaluran daging kali ini cukup unik karena mengusung konsep go green.

Jika biasanya daging disalurkan menggunakan kantong plastik, Bank Muamalat kali ini menggunakan besek, yaitu kemasan dari anyaman bambu.(Sah)

2 dari 6 halaman

CEO Bank Muamalat: Hanya Kami Bank yang Punya Tempat Manasik

Dream – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menerima setoran haji dari 130 ribu jemaah haji untuk musim haji 2019. Jumlah penyetor Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) di perintis bank syariah ini terus meningkat setiap tahunnya.

" Sebelumnya 85 ribu, kemudian meningkat 120 ribu dan terakhir 130 ribu jemaah," kata CEO PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Achmad K. Permana di Jakarta, Jumat 26 Juli 2019.

Menurut Permana, brand sebagai bank syariah yang sudah melekat di masyarakat Indonesia membantu pencapaian yang diraih perusahaan dalam mengelola setoran dana haji. Dia juga menyebut Muamalat satu-satunya bank yang punya tempat untuk manasik haji.

Menurut Permana, sekitar 20 persen market share setoran dana haji di Indonesia itu berada di Bank Muamalat.

Bank Muamalat setiap tahunnya memberangkatkan sekitar 20 persen jemaah dari total kuota haji, yakni sebesar 231 juta orang.

" Makanya, cuma kami bank yang punya tempat manasik haji. Tempatnya di lantai 19 (Muamalat Tower). Setiap Sabtu, Minggu digunakan untuk manasik haji," kata dia.

Lebih lanjut, kata dia, Bank Muamalat saat ini telah menerima setoran dana haji sekitar Rp6,7 triliun.

" Sekarang di kita Rp6,7 triliun lah ada. Setiap tahun kita katakanlah 100 ribu jemaah (setor), ada Rp2,5 triliun kan. Tapi kan sekarang dipakai BPKH dan diambil diinvestasikan," kata dia.

Permudah Jemaah Haji

Permana menerangkan, ada berbagai kemudahan ketika jemaah haji menggunakan ATM Bank Muamalat ketika berada di Tanah Suci.

" Kalau ngambil uang di ATM di Arab Saudi, itu kalau ATM Muamalat sudah pakai bahasa Indonesia, kemudian gratis tarik selama tiga kali," ujar dia.

Selain itu, bagi yang baru ingin membuat rekening tabungan haji, cukup menyetor dana awal Rp50 ribu saja.

" Kalau baru juga cukup Rp50 ribu, setiap nabung Rp5 ribu, Rp10 ribu bisa," kata dia.

3 dari 6 halaman

Siapkan Right Issue, Bank Muamalat Bakal Fokus Segmen Ritel

Dream – Komisaris Utama PT Bank Muamalat Tbk, Ilham Habibie, mengatakan sedang menyiapkan rencana bisnis untuk memperbaiki kinerja perusahaan. Salah satunya strategi bisnis yang disiapkan adalah penerbitan saham baru (right issue).

Ilham mengharapkan aksi korporasi itu bisa terwujud sebelum pertengahan Agustus 2019.

“ Kalau harapan kami, ya, selesainya sebelum tanggal 22 Agustus 2019,” kata dia di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Selasa 9 Juli 2019.

Ilham menuturkan proses penerbitan saham baru tersebut kini sedang dalam pengkajian. Selanjutnya Bank Muamalat akan meminta izin OJK untuk menggelar right issue.

“ Sudah. Lagi diproses,” kata dia.

Disinggu tentang rencana aksi bisnis lainnya, Ilham belum bisa membeberkan secara terperinci langkah strategis yang akan diambil bank ini.

Yang jelas, jajaran komisaris dan direksi bersepakat untuk mengarahkan perintis bank syariah ini ke sektor ritel.

" Kurang lebih yang akan ditekankan adalah ritel," kata dia.(Sah)

4 dari 6 halaman

Mengapa Ritel?

Ilham mengatakan Bank Muamalat memiliki brand yang kuat untuk masuk ke pasar ritel. “ Ritel maksudnya ke perorangan. Korporasi masih ada, tapi porsinya dikurangi. Alasannya karena brand-nya kuat sekali untuk ritel,” kata dia.

Dicontohkan 50 persen pendanaan haji dipegang oleh Bank Muamalat, misalnya untuk haji dan umroh non-ONH.

“ ONH plus itu lebih dari 50 persen dipegang kami. Jadi, kuatnya kami memang di situ,” kata dia.

5 dari 6 halaman

Potensi Besar, Sun Life Indonesia Gandeng Bank Muamalat Jadi Agen Asuransi

Dream – PT Sun Life Financial Indonesia menggandeng PT Bank Muamalat Tbk untuk bisnis banccassurance. Bank syariah ini akan menjadi agen penjual asuransi syariah Sun Life.

Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia, Elin Waty, mengatakan sektor syariah menjadi sektor bisnis yang krusial bagi perusahaan. Saat ini bisnis syariah terus menunjukkan tren yang positif dengan menyumbang sekitar 9 persen dari total premi Sun Life secara keseluruhan.

“ Kolaborasi ini sekaligus menegaskan konsistensi Sun Life dalam menghadirkan solusi asuransi berbasis syariah yang terjangkau dan memberi manfaat lebih bagi masyarakat,” kata dia di Jakarta.

Elin menjelaskan, potensi industri keuangan syariah di Indonesia masih sangat besar mengingat negara ini memiliki penduduk Muslim terbanyak di dunia. Sayangnya, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan indeks literasi keuangan syariah pada 2016 baru mencapai 8,16 persen.

Sementara itu, data Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) menunjukkan peningkatan penetrasi asuransi jiwa syariah selama 2018, meski masih di bawah 5 persen. Artinya, potensi industri asuransi syariah untuk bertumbuh dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi bangsa masih sangat besar.

“ Untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan literasi dan penetrasi keuangan syariah di tanah air, Sun Life berkolaborasi dengan Bank Muamalat dalam menghadirkan kemudahan bagi masyarakat untuk menjangkau produk asuransi syariah melalui jalur distribusi bancassurance,” kata dia.

Sekadar informasi, kerja sama ini dikukuhkan melalui penandatanganan yang dilakukan oleh Chief Partnership Distribution Sun Life Financial Indonesia, Danning Wikanti, dan Retail Banking Director Bank Muamalat, Purnomo B. Soetadi. Penandatanganan kerja sama ini disaksikan oleh CEO Bank Muamalat, Achmad K. Permana, dan Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia, Elin Waty.

6 dari 6 halaman

Sambut Kerja Sama

Permana menyambut baik kerja sama dengan Sun Life Financial Indonesia. Kemitraan bancassurance dengan perusahaan asuransi ini bisa menghadirkan beragam layanan dan produk keuangan syariah kepada nasabah.

“ Menggabungkan jangkauan nasabah Bank Muamalat yang tersebar di seluruh Indonesia dengan keunggulan Sun Life sebagai pionir bagi industri asuransi syariah tanah air, kami percaya melalui kerja sama ini semakin banyak masyarakat di Indonesia yang dapat meraih berbagai manfaat dan keunggulan yang ditawarkan produk asuransi perbankan berbasis syariah,” kata dia.

Kerja sama ini mencakup di antaranya, penempatan Tenaga Pemasar Asuransi Sun Life di cabang-cabang Bank Muamalat Indonesia (in-branch), Telemarketing, serta melalui e-banking. Produk-produk yang dipasarkan termasuk Single Premium Unit Link, Regular Premium Unit Link, Term Life serta Micro Insurance yang akan dipasarkan melalui distribusi e-banking.

Untuk tahap awal kerja sama ini, dalam waktu dekat Sun Life akan meluncurkan produk unit link yang akan dilengkapi dengan fitur wakaf. Kehadiran produk ini akan menjawab kebutuhan nasabah akan proteksi dan perencanaan keuangan yang lebih baik, sekaligus memenuhi kebutuhan nasabah dalam beribadah, khususnya dalam berwakaf.

“ Melalui kemitraan ini, Sun Life berupaya untuk terus mendukung usaha pemerintah dalam meningkatkan literasi dan penetrasi masyarakat terhadap manfaat dari asuransi syariah, melalui inovasi produk yang menjawab kebutuhan, serta peningkatan jaringan demi memudahkan masyarakat menjangkau produk syariah ,” kata Elin.

Beri Komentar