3 Langkah Anti-Galau Rancang Keuangan Keluarga

Reporter : Cynthia Amanda Male
Kamis, 5 Desember 2019 17:12
3 Langkah Anti-Galau Rancang Keuangan Keluarga
Masalah keuangan tak jarang menjadi penyebab konflik keluarga.

Dream - Mengelola keuangan bukanlah hal yang mudah. Bahkan, masalah keuagan acapkali menjadi penyebab konflik dalam keluarga.

Meski bikin pusing kepala, setiap pasangan suami istri bisa perlahan-lahan belajr cara mengelola keuangan rumah tangga. Yang tak kalah penting adalah diskusi satu sama lain harus terjalin dengan baik agar lebih mudah dalam merencanakan keuangan.

“ Cara pertama supaya lebih mudah mengelola keuangan adalah berkomunikasi dengan pasangan, apa yang diinginkan dan dibutuhkan,” kata Independent Financial Planer and CEO ZAP Finance, Prita Ghozie, dalam “ My Baby Momversity” di Jakarta, Kamis 5 Desember 2019.

Menurut Prita, pasangan suami istri harus sepakat untuk menjadikan salah satu pihak sebagai manajer keuangan. Orang yang akan menjadi manajer keuangan ini haruslah piawai mengatur uang.

“ Harus sadar diri dulu dan nggak selamanya harus diperankan oleh istri,” kata dia.

1 dari 5 halaman

Saatnya Pilih-pilih Kebutuhan

Setelah menemukan manajer keuangan, Prita mengatakan, saatnya memilah kebutuhan. Pasangan harus menentukan fokus tujuan keuangan keluarga.  

“ Artinya, nggak bisa maunya banyak,” kata dia.

Langkah selanjutnya adalah membuat anggaran yang sesuai dengan penghasilan. Jumlah penghasilan yang berbeda akan membuat pengelolaan keuangannya berbeda.

“ Jika sudah membuat anggaran, ini saatnya kamu bersikap jujur dan disiplin satu sama lain."

“ Paling bahaya kalau sudah mulai tidak jujur dalam masalah keuangan keluarga. Jadi, aspek yang terakhir ini penting sekali,” kata dia.

2 dari 5 halaman

Beginikah Cara Uang Merusak Pernikahan?

Dream – Ada pandangan yang menilai uang bisa menimbulkan konflik dan kemarahan di dalam pernikahan. Bahkan, uang bisa memicu perceraian.

Benarkah pandangan itu?

Dilansir dari Business Insider, Rabu 12 Desember 2017, pakar financial mengatakan, uang bisa menjadi sumber masalah dalam pernikahan.

Bukan karena dari banyak atau sedikitnya yang dikeluarkan pasangan atau rekening bank rahasia, melainkan cara pasangan berinteraksi tentang uang.

 

 © Dream

 

Pakar finansial dari The Gottman Institute, Michael McNulty, menyebut sebuah pernikahan yang sukses berawal dari komunikasi yang sukses. Dalam hal ini, uang bisa menjadi masalah jika dikaitkan dengan nilai yang lain. Misalnya kejujuran dan kepercayaan terhadap pasangan.

“ Jika orang tak saling percaya satu sama lain seputar uang, kemungkinan besar mereka tidak bisa saling percaya tentang banyak hal. Karena uang adalah hal mendasar dalam sebuah hubungan,” kata McNulty kepada Business Insider

3 dari 5 halaman

Terbuka dan Jujur

Dia menyarankan pasangan untuk membiasakan diri terbuka dan jujur terhadap keuangan pasangan. McNulty juga mendorong pasangan untuk berdiskusi jika ada masalah keuangan. Pasangan juga disarankan untuk mengadakan pertemuan rutin untuk berbicara tentang uang.

“ Jika ada masalah keuangan, kita harus bekerja keras untuk membicarakannya. Biasanya pertemuan mingguan ini membantu kita membicarakannya,” kata dia.

Dengan pertemuan ini, lanjut McNulty, pasangan bisa mengetahui sejarah keuangan yang dimiliki partner­-nya. Apakah dia pernah ditipu, apakah dia boros, atau sudah tepatkan penanganan jika yang bersangkutan mengalami kesulitan finansial.

“ Jika Anda sering mendapatkan cerita itu, cara ini bisa mempermudah pasangan untuk saling memahami,” kata dia. (ism) 

[crosslink_1]

4 dari 5 halaman

Sst, Ini Resep Keuangan Buat Pernikahan Langgeng

Dream – Sahabat Dream, tak ada resep rahasia untuk menuju pernikahan yang sukses, tetapi ada banyak cara yang bisa dilakukan pasangan untuk menuju pernikahan yang langgeng—tentunya juga kebahagiaan dalam pernikahan.

Salah satunya keuangan. Sahabat Dream, ada satu kunci penting tentang keuangan yang berperan penting dalam awet atau tidaknya suatu pernikahan.

Dilansir Business Insider, Kamis 13 Juli 2017, keputusan finansial yang terpenting bagi pasangan dalam pernikahan adalah keterbukaan dan kejujuran tentang kebiasaan pengeluaran dan keuangan masa lalu.

 

 © Dream

 

Kalau bicara tentang keuangan, yang menjadi poin penting bukanlah uang yang dimiliki, melainkan keputusan keuangan yang dilakukan bersama dan rasa menghargai terhadap pendapat masing-masing tentang keuangan.

“ Terbukalah dan jujur. Saya rasa pendapat tidak setuju itu bukanlah hal yang buruk. Bersabarlah dan dengarkan orang berbicara,” kata konsultan keuangan bersertifikat di Wealth by Empowerment, Katie Burke, kepada Business Insider.

Konsultan keuangan bersertifikat Your Financial Mom’ at Pathfinder Planning LLC, Pam Horack, mengatakan tidak apa-apa mengetahui seberapa besar penghasilan dan pengeluaran yang dilakukan oleh pasangan. Yang terpenting adalah rasa saling percaya

5 dari 5 halaman

Keterbukaan Perdalam Hubungan

Keterbukaan ini bisa membuat hubungan menjadi lebih dalam daripada tetap membuat pasangan update tentang belanja terakhir yang Anda lakukan.

“ Kalau berpikir pasangan punya masalah dalam pengeluaran, inilah waktunya untuk jujur dan membuat percakapan dengannya dengan kasih sayang,” kata pendiri Brunch and Budget, Pamela Capalad, “ kalau merasa terganggu dengan pengeluaran terhadap sesuatu yang Anda-tidak akan mengeluarkan sepeser-pun, cobalah mundur sejenak, ambil napas, dan biarkan pasangan menikmati pengeluaran itu.”

Ingat, pasangan yang sukses tidak hanya mendiskusikan masa depan dengan pikiran terbuka, tetapi juga semua hal tentang keuangan, khususnya keuangan pada masa lampau. Memang terasa agak menyakitkan ketika harus berbicara soal uang dengan pasangan, misalnya gaji dan tagihan kartu kredit yang bisa berdampak kepada keuangan mereka pada masa depan.

“ Banyak yang malu-malu ketika membicarakan situasi keuangan dengan pasangan. Ini merepresentasikan kesalahan yang dibuat pada masa lampau, dan biaya yang ditanggung untuk diri sendiri. Semua perasaan inilah yang harus dibagi kepada pasangannya,” kata Capalad.

Ditekankan bahwa tak masalah pasangan memilih untuk menabung, investasi, atau membelanjakan uang mereka. Namun yang perlu diingat adalah komunikasi yang jelas adalah komponen penting untuk membuat uang dan pernikahan bekerja.

[crosslink_1]

Beri Komentar
Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak