BNI Syariah Incar Rp43,5 M dari KPR Syariah PNS

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 18 Oktober 2019 08:24
BNI Syariah Incar Rp43,5 M dari KPR Syariah PNS
Untuk bisa memberikan pembiayaan, BNI Syariah merangkul Setneg dan sebuah pengembang properti di Citayam, Jawa Barat.

Dream BNI Syariah menggandeng Sekretariat Negara Republik Indonesia (Setneg) dan PT Barokah Syariah Properti untuk KPR syariah bagi PNS. BNI Syariah mengincar pembiayaan Rp43,5 miliar dari ratusan PNS melalui kerja sama ini.

Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 17 Oktober 2019, Pemimpin Divisi Pembiayaan Konsumer BNI Syariah, Mochamad Samson, mengatakan BNI Syariah menyediakan fasilitas pembiayaan kepemilikan rumah yang hasanah (BNI Griya iB Hasanah) bagi PNS, yang ingin memiliki hunian nyaman yang dibangun PT Barokah Syariah Properti.

“ Selain penyediaan perumahan ke ASN, kerjasama ini juga terkait dengan pemanfaatan produk dan jasa perbankan syariah,” kata Mochamad Samson di Jakarta.

SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi, berkomitmen mewujudkan impian masyarakat untuk memiliki hunian sesuai dengan prinsip syariah. Ditargetkan ada 300 PNS yang bisa melakukan pembiayaan perumahan di BNI Syariah.

Total unit rumah yang dikerjasamakan ada 336 unit. Harganya mulai dari Rp300 juta per unit.

Sekadar informasi, Barokah Syariah Property dipimpin oleh Direktur Utama, Asyifa Tadjudin, membangun kawasan perumahan Setneg Citayam, Jawa Barat, sebanyak 336 unit di Citayam, Kecamatan Ragajaya dengan luas 4 hektare persegi. Perumahan ini dibangun sejak tahun 2019.

1 dari 5 halaman

BNI Syariah Buka 7 Cabang Dukung Qanun Syariah Aceh

Dream – PT BNI Syariah mendukung implementasi qanun lembaga keuangan syariah (LKS) di Aceh dengan membuka tujuh kantor cabang. Kehadiran kantor baru ini diharapkan bisa memudahkan masyarakat mengakses transaksi keuangan. 

Ketujuh kantor cabang yang diresmikan itu adalah BNI Syariah Kantor Cabang Pembantu (KCP) Teuku Umar, Meureudu, Panton Labu, Banda Aceh, Kuala Simpang, Bener Meriah, dan Keutapang.

Peresmian ini merupakan komitmen dan dukungan BNI Syariah terhadap berlakunya Qanun Provinsi Aceh No. 11 tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah.

 

 

SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi, mengatakan pembukaan layanan syariah ini bertujuan untuk memberikan akses seluas-luasnya kepada masyarakat Aceh untuk bertransaksi syariah.

“ Selain itu pembukaan tujuh KCP ini juga untuk meningkatkan inklusi keuangan dan percepatan implementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah,” kata Iwan dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 14 Oktober 2019.

Dari catatan BNI Syariah hingga Agustus 2019, terdapat sekitar 3 ribu nasabah yang memiliki rekening BNI Syariah di Aceh. Komposisi akuisisi nasabah baru dibandingkan dengan nasabah migrasi di BNI konvensional sebesar 60 persen berbanding 40 persen.

Pembukaan KCP terbaru adalah BNI Syariah Keutapang yang dihadiri oleh Pemimpin BNI Cabang Banda Aceh, Amri Hidayat Arief; Ketua Tim Task Force Qanun LKS, Edwin Fitrianto, Pemimpin Cabang BNI Syariah Aceh, Zul Irfan Lubis; Heddy Wirawan mewakili Regional Head Wilayah Barat BNI Syariah, pejabat dan pemuka agama setempat, serta nasabah BNI dan BNI Syariah.

 

2 dari 5 halaman

Apa Itu Qanun Lembaga Keuangan Syariah?

Sesuai dengan Qanun Lembaga Keuangan Syariah No. 11 Tahun 2018, lembaga keuangan yang beroperasi di Provinsi Aceh wajib berlandaskan prinsip syariah paling lambat tiga tahun sejak aturan Qanun ini diundangkan. Sehingga pada tahun 2021 nanti, seluruh outlet BNI di Provinsi Aceh akan berganti menjadi outlet BNI Syariah.

Qanun Provinsi Aceh adalah Peraturan Perundang-undangan sejenis Peraturan Daerah yang mengatur penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan masyarakat di Provinsi Aceh.

Qanun ini berlaku bagi lima kelompok. Pertama adalah setiap orang beragama Islam yang bertempat tinggal di Provinsi Aceh atau badan hukum yang melakukan transaksi keuangan di Provinsi Aceh. Kedua adalah yang bukan beragama Islam dan melakukan transaksi keuangan di Provinsi Aceh.

Ketiga adalah setiap orang beragama bukan Islam, badan usaha serta badan hukum yang melakukan transaksi keuangan dengan Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Kabupaten atau Kota.

Keempat, Lembaga Keuangan Syariah yang menjalankan usaha di Provinsi Aceh. Kelima, lembaga keuangan syariah luar Provinsi Aceh yang berkantor pusat di Provinsi Aceh.

3 dari 5 halaman

Tawarkan Program Menarik

Selain membuka kantor cabang baru, BNI Syariah juga menggelar beragam program menarik. Untuk periode 1 September 2019-31 Desember 2019 ada delapan program diantaranya Semarak Berkah Hasanah, yaitu hadiah paket umroh senilai Rp 20 juta dan ekstra Rp 5 juta dengan setoran awal atau top up saldo tabungan untuk 27 nasabah pertama. Ada juga program Diskon Resto, yaitu diskon sampai 25 persen transaksi menggunakan Hasanah Debit.

Program lainnya adalah Reward Umroh Hasanah, yaitu hadiah umroh untuk 6 nasabah pembiayaan terpilih BNI Griya iB Hasanah, Direct Gift berupa hadiah barang elektronik nasabah pembiayaan. serta Hadiah Optima Prima, yaitu pilihan hadiah/wakaf qur’an untuk membuka rekening atau top up tabungan BNI Prima iB Hasanah senilai Rp250 juta,” kata dia.

Ada pula program Assesment Al-Fatihah, yaitu hadiah langsung assessment surat Al-Fathihah untuk 200 nasabah pertama yang mengajukan pembiayaan Hadiah Tabungan Haji, yaitu hadiah tabungan BNI Baitullah iB Hasanah untuk 10 orang terpilih dengan akumulasi transaksi BNI iB Hasanah Card minimal Rp 1 juta; dan Hadiah Cashback dan Wakaf, yaitu cashback Rp200 ribu dan hadiah wakaf Rp100 ribu dengan akumulasi transaksi BNI iB Hasanah Card minimal Rp1 juta.

Sementara untuk periode program Juli-Desember 2019 terdapat dua program yaitu Hadiah Wakaf Qur’an dan Hadiah Wakaf Hasanah. 

Terakhir Program 1 Agustus-31 Desember 2019 yaitu Hadiah Voucher Ngopi dan program Gimmick Hasanah.

4 dari 5 halaman

Strategi BNI Syariah Kejar Target Pertumbuhan Pembiayaan Properti 9,6%

Dream – BNI Syariah menggenjot bisnis pembiayaan konsumer dengan menggandeng sejumlah pihak yang bergerak di bidang properti. Anak usaha PT Bank Negara Indonesia Tbk ini aktif bekerja sama dengan developer, asoasisi, bahkan instansi pemerintah.

Upaya tersebut seiring target manajemen BNI Syariah yang membidik pertumbuhan pembiayaan properti sebesar 9,6 persen pada akhir 2019.

Dikutip dari keterangan tertulis BNI Syariah yang diterima Dream, Selasa 10 September 2019, BNI Syariah telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 900 developer. Beberapa pengembang besar yang digaet BNI Syariah diantaranya Perumas, Ciputra Group, Wijaya Karya Realty, Jaya Group, dan PP Properti.

Sementara dari pihak asosiasi, BNI Syariah telah bekerja sama dengan Pengembang Indonesia (PI) dan Asosiasi Properti Syariah Pengembang Indonesia (APSI).

 

 

“ Asosiasi menjadi wadah dan forum diskusi bagi pengembang di Indonesia untuk meningkatkan kualitanya,” kata Senior Executive Vice President BNI Syariah, Iwan Abdi, dalam “ Workshop Pembiayaan Perumahan Bersama Bank KPR” di Jakarta.

Strategi lainnya yang dipakai BNI Syariah untuk menggenjot bisnis pembiayaan properti adalah menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak tentang kepemilikan rumah non perumahan. Perusahaan menggandeng Abipraya Properti.

BNI Syariah menawarkan angsuran tetap hingga akhir periode pembayaran. Ada juga angsuran all fix prices yang nilainya ditentukan di awal sehingga perubahan angsuran telah diketahui dari awal sa,pai akhir.

Sekadar informasi, pembiayaan konsumer BNI Syariah mencapai Rp15,01 triliun dan 85 persen di antaranya adalah BNI Griya iB Hasanah. Sampai akhir Agustus 2019, jumlah pembiayaan KPR bank ini mencapai 12,8 triliun dan naik 12,48 persen secara yoy.

“ Sampai akhir 2019, BNI Syariah menargetkan pembiayaan BNI Griya iB Hasanah naik 9,6 persen yoy,” kata dia.

5 dari 5 halaman

BNI Syariah Target Transaksi Hasanah Card Tembus Rp1,2 Triliun

Dream – PT BNI Syariah membidik transaksi kartu pembiayaan BNI Syariah mencapai Rp1,2 triliun hingga 2019. Hal ini dikatakan oleh Senior Executive Vice President Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi.

“ Target outstanding sampai akhir 2019 sebesar Rp377 miliar,” kata Iwan dalam acara “ Hijrah dengan Hasanah Card: Life Goes Beyond Travel”, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Sabtu 31 Agustus 2019.

Dia mengatakan, BNI Syariah juga membidik angka Non Performing Financing (NPF) sebesar 3 persen.

Salah satu upaya anak usaha PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) itu untuk mencapai target adalah, menebar promo-promo. Seperti one day approval pengajuan kartu pembiayaan Hasanah Card, cicilan 0 persen selama 12 bulan, paket wisata halal ke berbagai destinasi, seperti Jepang, Korea Selatan, dan Bangkok, serta cashback hingga Rp5 juta jika bertransaksi di event BNI Syariah Islamic Tourism Expo 2019.

Iwan mengatakan kartu pembiayaan BNI iB Hasanah Card memiliki perbedaan dengan kartu kredit bank konvensional. Yaitu, akadnya berdasar syariah, tidak ada denda keterlambatan dan tidak ada biaya overlimit; dan pengenaan biaya yang sudah jelas di depan, yaitu monthly fee sehingga biaya yang dikenakan ke nasabah sudah dapat diketahui di depan.

“ Kartu pembiayaan ini hanya dapat bertransaksi di merchant halal di seluruh dunia pada merchant yang berlogo MasterCard. Jika pengguna BNI iB Hasanah Card menggunakan kartu pembiayaan ini untuk transaksi di merchant non halal seperti pub, diskotik, tempat perjudian, karaoke, escort services, otomatis transaksi akan ditolak,” kata dia.

BNI Syariah Islamic Tourism Expo 2019 adalah pameran haji dan umroh terbesar dan terlengkap di Indonesia, yang diselenggarakan oleh BNI Syariah bekerja sama dengan Arrayan Multi Kreasi (AMK) pada 30 Agustus – 1 September 2019 di JCC, Senayan.

Melalui BNI Syariah Islamic Tourism Expo 2019, BNI Syariah tidak hanya berperan sebagai lembaga intermediasi keuangan, namun juga sebagai aggregator bisnis dan kolaborator bagi segenap stakeholders.

Pada hari kedua penyelenggaraan BNI Syariah Islamic Tourism Expo, juga disuguhkan berbagai mata acara menarik selain Talkshow Hijrah dengan Hasanah Card, diantaranya Talkshow Jurus Sehat ala Rasulullah bersama Ustad Zaidul Akbar, Talkshow Perencanaan Haji Sejak Dini, Talkshow Info Produk BNI Life Syariah, dan penampilan dari Fatin Shidqia.

Beri Komentar
Representasi Feminisme Versi Barli Asmara