BNI Syariah Target Transaksi Hasanah Card Tembus Rp1,2 Triliun

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 2 September 2019 12:16
BNI Syariah Target Transaksi Hasanah Card Tembus Rp1,2 Triliun
Pembiayaan bermasalah ditargetkan berada di angka 3 persen.

Dream – PT BNI Syariah membidik transaksi kartu pembiayaan BNI Syariah mencapai Rp1,2 triliun hingga 2019. Hal ini dikatakan oleh Senior Executive Vice President Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi.

“ Target outstanding sampai akhir 2019 sebesar Rp377 miliar,” kata Iwan dalam acara “ Hijrah dengan Hasanah Card: Life Goes Beyond Travel”, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Sabtu 31 Agustus 2019.

Dia mengatakan, BNI Syariah juga membidik angka Non Performing Financing (NPF) sebesar 3 persen.

Salah satu upaya anak usaha PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) itu untuk mencapai target adalah, menebar promo-promo. Seperti one day approval pengajuan kartu pembiayaan Hasanah Card, cicilan 0 persen selama 12 bulan, paket wisata halal ke berbagai destinasi, seperti Jepang, Korea Selatan, dan Bangkok, serta cashback hingga Rp5 juta jika bertransaksi di event BNI Syariah Islamic Tourism Expo 2019.

Iwan mengatakan kartu pembiayaan BNI iB Hasanah Card memiliki perbedaan dengan kartu kredit bank konvensional. Yaitu, akadnya berdasar syariah, tidak ada denda keterlambatan dan tidak ada biaya overlimit; dan pengenaan biaya yang sudah jelas di depan, yaitu monthly fee sehingga biaya yang dikenakan ke nasabah sudah dapat diketahui di depan.

“ Kartu pembiayaan ini hanya dapat bertransaksi di merchant halal di seluruh dunia pada merchant yang berlogo MasterCard. Jika pengguna BNI iB Hasanah Card menggunakan kartu pembiayaan ini untuk transaksi di merchant non halal seperti pub, diskotik, tempat perjudian, karaoke, escort services, otomatis transaksi akan ditolak,” kata dia.

BNI Syariah Islamic Tourism Expo 2019 adalah pameran haji dan umroh terbesar dan terlengkap di Indonesia, yang diselenggarakan oleh BNI Syariah bekerja sama dengan Arrayan Multi Kreasi (AMK) pada 30 Agustus – 1 September 2019 di JCC, Senayan.

Melalui BNI Syariah Islamic Tourism Expo 2019, BNI Syariah tidak hanya berperan sebagai lembaga intermediasi keuangan, namun juga sebagai aggregator bisnis dan kolaborator bagi segenap stakeholders.

Pada hari kedua penyelenggaraan BNI Syariah Islamic Tourism Expo, juga disuguhkan berbagai mata acara menarik selain Talkshow Hijrah dengan Hasanah Card, diantaranya Talkshow Jurus Sehat ala Rasulullah bersama Ustad Zaidul Akbar, Talkshow Perencanaan Haji Sejak Dini, Talkshow Info Produk BNI Life Syariah, dan penampilan dari Fatin Shidqia.

1 dari 5 halaman

Ibu Kota Pindah ke Kaltim jadi Momen Pas BNI Syariah Dorong KTI

Dream – Rencana pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi peluang ekspansi bagi PT BNI Syariah. Bank syariah ini memang tengah memusatkan perhatiannya untuk mengembangkan bisnis ke wilayah timur.

" Secara umum memang BNI Syariah kan memang mempunyai concern juga untuk mengembangkan daerah timur," kata Corporate Secretary BNI Syariah, Rima Dwi Permatasari, di Jakarta, Jumat 30 Agustus 2019.

Rima mengatakan kantor wilayah BNI Syariah saat ini terbagi menjadi tiga bagian. Rinciannya, kantor pusat berada di Jakarta, sementera di bagian barat berlokasi di Bandung.

Khusus untuk bagian timur, BNI Syariah memusatkan pengembangannya dari kantor wilayah di Surabaya, Jawa Timur.

Jika ibukota dipastikan pindah ke Kaltim, perusahaan akan melakukan kajian mendalam tentang pembangunan kantor di pusat pemerintahan baru tersebut.

" Kami harus mengkaji ulang kembali kan biasanya kalau bank itu kan punya corporate plan strategic untuk 3 tahunan, 5 tahunan," kata dia.

2 dari 5 halaman

Bukan Hal Baru

Rima mengatakan pengembangan bisnis ke wilayah ke Kaltim bukan hal baru bagi BNI Syariah. Setiap langkah melebarkan sayap ke berbagai wilayah di Indonesia adalah strategi bisnis yang dilakukan perusahaan manapun.

Tak hanya di Kaltim, BNI Syariah bahkan sudah berencana melakukan ekspansi bisnis di wilayah Sulawesi.

" Ya, itu memang business as usual kami memang mencoba untuk mengembangkan ke arah sana.  Terus Bukan hanya di Kalimantan, Sulawesi gitu ya," ungkap Rima.

Untuk sekarang, BNI Syariah telah membuka beberapa kantor cabang di Kalimantan, seperti di Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, Palangkaraya, Pontianak, dan beberapa kota lainnya.

(Sah, Laporan: Keisha Ritzska Salsaba)

3 dari 5 halaman

Islamic Tourism Expo 2019, BNI Syariah Bidik Transaksi Rp50 M

Dream – PT Arrayan Multi Kreasi (AMK) dan PT BNI Syariah menggelar Islamic Tourism Expo 2019. Acara ini ditargetkan bisa mencetak transaksi bisnis senilai Rp50 miliar dan presale di cabang Rp7 miliar selama seminggu.

Jumlah pengunjung pun ditargetkan sebanyak 25 ribu orang selama tiga hari.

“ Insya Allah, target terlampaui,” kata Sekretaris Perusahaan BNI Syariah, Rima Dwi Permatasari, di Jakarta, Selasa 20 Agustus 2019.

Rima mengatakan acara Islamic Tourism Expo 2019 digelar pada 30 Agustus—1 September 2019 di Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Acara ini akan menghadirkan 150 agen wisata lokal dan internasional.

“ Kami berharap bisa mempertemukan stakeholder dari negara-negara tujuan wisata halal dalam satu kegiatan,” kata dia.

Kebanyakan umat muslim yang ingin berwisata keluar negeri, lanjut Rima, umumnya terlebih dahulu memilih Arab Saudi untuk beribadah umroh. Nantinya, acara ini akan memberikan beragam paket umroh dengan potongan harga jutaan rupiah.

" Saya pikir perjalanan paling menyenangkan untuk umat Muslim itu Mekkah dan Madinah, ya," kata dia.

4 dari 5 halaman

Ada Juga Promo Paket Wisata Lainnya

Direktur Utama AMK, Bambang Hamid Sujatmoko, mengatakan, selain promo umroh, event ini memberikan promo wisata lainnya yang bisa dipilih oleh para pengunjung.

Bambang berujar, travel agent yang nantinya datang ke event tersebut juga akan bekerja sama dengan agen travel yang ada di Indonesia.

" Mereka akan melakukan transaksi B2B (business to business), mereka akan jual paket ke travel agen Indonesia dan travel agen Indonesia jual ke customer," kata dia.

Bambang mengatakan panitia membanderol tiket masuk ke Islamic Tourism Expo 2019 ini seharga Rp25 ribu, sementara untuk pemilik kartu BNI Syariah jenis apapun gratis.

5 dari 5 halaman

Wow! Laba Bersih BNI Syariah di Separuh 2019 Meroket 55%

Dream – PT BNI Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp315,27 miliar pada triwulan II 2019. Angka ini Melesat 55,32 persen secara year-on-year (yoy) pada Juni 2018 yang mencapai Rp202,9 miliar.

“ Laba tersebut disokong oleh ekspansi pembiayaan yang sehat dan rasio dana murah yang optimal,” kata Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Jumat 26 Juli 2019.

Firman mengungkapkan BNI Syariah saat ini memiliki aset senilai Rp42,49 triliun atau tumbuh 12,5 persen yoy dari triwulan II 2018 yang sebesar Rp37,7 triliun.

Pada Juni 2019, BNI Syariah menyalurkan pembiayaan dengan pertumbuhan 26,03 persen yoy menjadi Rp31,66 triliun. Segmen konsumer menjadi konstributor terbesar senilai Rp14,53 triliun, komersial Rp9,14 triliun, segmen kecil dan menengah Rp5,94 triliun, segmen mikro Rp1,69 triliun, dan Hasanah Card Rp352,61 miiliar.

BNI Syariah menjaga angka Non Performing Financing (NPF) BNI Syariah sampai Juni 2019 sebesar 3,03 persen. Tingkat pencadangan pembiayaan berada di 91,39 persen.

Angka Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp36,32 triliun atau naik 12,13 persen yoy. Jumlah nasabahnya mencapai lebih dari 3,2 juta. Dana murah berupa tabungan dan giro mencapai 63,48 persen.

Beri Komentar
4 Januari, Hari Bahagia dan Paling Sedih Rizky Febian